Sumbardaily.com - Penemuan mayat yang mengapung di perairan Danau Singkarak, kawasan Tanjung Mutiara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menggegerkan warga pada Selasa (21/7/2026) pagi.
Sesaat setelah laporan diterima, Tim SAR Gabungan bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban dalam operasi yang berlangsung hanya beberapa jam sebelum akhirnya dinyatakan selesai.
Kepala Kantor SAR Padang yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik mengatakan, operasi pencarian dan pertolongan tersebut bermula dari laporan relawan bernama Zaenal Efendi.
"Informasi mengenai penemuan mayat diterima pada Selasa (21/7/2026) pagi sekitar pukul 09.20 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 09.09 WIB, warga menemukan sesosok mayat terapung di Danau Singkarak, tepatnya di kawasan Tanjung Mutiara, Kabupaten Tanah Datar. Setelah penemuan tersebut, masyarakat segera meminta bantuan kepada Unit Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar untuk melakukan proses evakuasi. Korban dalam kejadian tersebut masih diidentifikasi sebagai Mr X," katanya.
Lokasi kejadian, katanya, berada pada perkiraan koordinat 0°32'53.33"S -100°31'23.54"E. Titik tersebut berjarak sekitar 13 kilometer secara garis lurus atau 16,7 kilometer melalui jalur darat dari Unit Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 42 menit ke lokasi kejadian.
Merespons laporan tersebut, pada pukul 09.29 WIB Tim Rescue Unit Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan kekuatan empat personel.
Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi, tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.11 WIB. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan koordinasi dengan unsur yang telah berada di lapangan sebelum memulai proses evakuasi terhadap korban.
Operasi evakuasi berlangsung lancar. Pada pukul 11.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Mr. X dari Danau Singkarak dan selanjutnya membawa korban menuju RSUD Kota Padang Panjang untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam pelaksanaan operasi, berbagai peralatan SAR dikerahkan guna mendukung proses evakuasi. Peralatan tersebut meliputi Rescue Car, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan SAR lainnya.
Operasi evakuasi melibatkan sejumlah unsur gabungan, yakni Unit Siaga SAR Tanah Datar sebanyak empat personel, POLRI lima personel, TNI empat personel, BPBD Tanah Datar lima personel, Dinas Kesehatan Tanah Datar empat personel, Dinas Kesehatan Padang Panjang tiga personel, KSB delapan personel, serta sekitar 20 orang masyarakat.
"Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat faktor penghambat yang dilaporkan. Kondisi cuaca di lokasi juga dilaporkan cerah sehingga mendukung kelancaran proses evakuasi sejak tim tiba hingga operasi dinyatakan selesai," tutur Malik. (*)
















