Sumbardaily.com - Arus penumpang pesawat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menunjukkan pergerakan berbeda pada Juli 2026. Jumlah penumpang yang berangkat dari bandara tersebut menurun dibandingkan bulan sebelumnya, sementara jumlah penumpang yang datang justru mengalami kenaikan.
Kondisi itu menjadi salah satu catatan dalam perkembangan angkutan udara Sumatera Barat Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, jumlah penumpang penerbangan domestik dan internasional yang berangkat dari BIM mencapai 94,94 ribu orang pada Juli 2026.
Jumlah tersebut turun 5,95 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 100,94 ribu orang. Penurunan juga terlihat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juli 2026 mengalami penurunan sebesar 5,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan jumlah penumpang yang datang mengalami peningkatan sebesar 2,19 persen," tulis keterangan BPS Sumbar, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Data tersebut menunjukkan bahwa penurunan tidak terjadi pada seluruh arus penumpang di BIM. Pada saat jumlah penumpang yang berangkat berkurang secara bulanan, arus kedatangan justru bergerak naik.
Pada Juli 2026, jumlah penumpang yang datang ke BIM melalui penerbangan domestik dan internasional mencapai 93,96 ribu orang. Angka itu meningkat 2,19 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 91,95 ribu orang.
Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah penumpang yang datang masih mengalami penurunan. Pada Juli 2025, jumlah penumpang yang datang mencapai 105,49 ribu orang. Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar 10,93 persen secara tahunan.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari BIM pada Juli 2025 mencapai 111,25 ribu orang. Dibandingkan angka tersebut, jumlah penumpang pada Juli 2026 yang mencapai 94,94 ribu orang mengalami penurunan sebesar 14,66 persen.
Penumpang Domestik yang Berangkat Turun
Penurunan jumlah penumpang angkutan udara Sumatera Barat terlihat pada penerbangan domestik. BPS Sumbar mencatat jumlah penumpang domestik yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 mencapai 76,46 ribu orang.
Jumlah tersebut turun 4,73 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 80,26 ribu orang. Bila dibandingkan Juli 2025, penurunan mencapai 13,48 persen dari 88,38 ribu orang.
Pada penerbangan internasional, jumlah penumpang yang berangkat melalui BIM pada Juli 2026 mencapai 18,48 ribu orang.
Jumlah tersebut turun 10,65 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 20,68 ribu orang. Jika dibandingkan Juli 2025, ketika jumlah penumpang internasional yang berangkat mencapai 22,87 ribu orang, terjadi penurunan sebesar 19,22 persen.
Jika jumlah penumpang domestik dan internasional digabungkan, total penumpang yang meninggalkan BIM pada Juli 2026 mencapai 94,94 ribu orang. Angka itu turun 5,95 persen secara bulanan dan 14,66 persen secara tahunan.
Kedatangan Penumpang Bergerak Naik
Berbeda dengan arus keberangkatan, jumlah penumpang domestik yang datang ke BIM mengalami kenaikan pada Juli 2026.
Tercatat sebanyak 73,94 ribu penumpang domestik tiba di BIM pada Juli 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,52 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 72,13 ribu orang.
Akan tetapi, secara tahunan jumlah tersebut turun 10,93 persen. Pada Juli 2025, jumlah penumpang domestik yang datang mencapai 83,02 ribu orang.
Untuk penerbangan internasional, jumlah penumpang yang datang melalui BIM pada Juli 2026 mencapai 20,01 ribu orang. Jumlah tersebut naik 0,99 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 19,82 ribu orang.
Jika dibandingkan Juli 2025, jumlah penumpang internasional yang datang turun 10,93 persen dari 22,47 ribu orang.
Gabungan penumpang domestik dan internasional yang datang ke BIM pada Juli 2026 mencapai 93,96 ribu orang. Jumlah tersebut naik 2,19 persen dibandingkan Juni 2026, tetapi turun 10,93 persen dibandingkan Juli 2025.
Jumlah Penerbangan Ikut Berkurang
Perubahan arus penumpang tersebut berlangsung ketika jumlah penerbangan di BIM juga mengalami penurunan.
Untuk penerbangan domestik yang berangkat, jumlah pesawat pada Juli 2026 tercatat sebanyak 582 penerbangan. Angka tersebut turun 0,17 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 583 penerbangan.
Jika dibandingkan Juli 2025, jumlah penerbangan domestik yang berangkat turun 3,16 persen. Pada Juli 2025 tercatat sebanyak 601 penerbangan.
Sementara itu, penerbangan internasional yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 tercatat sebanyak 126 penerbangan. Jumlah tersebut turun 6,67 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 135 penerbangan.
Dibandingkan Juli 2025, jumlah penerbangan internasional yang berangkat turun 18,71 persen dari 155 penerbangan.
Secara keseluruhan, terdapat 708 penerbangan yang berangkat dari BIM pada Juli 2026. Jumlah tersebut turun 1,39 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 718 penerbangan.
Jika dibandingkan Juli 2025, total penerbangan yang berangkat turun 6,35 persen dari 756 penerbangan.
Pada arus kedatangan, jumlah penerbangan domestik yang menuju BIM pada Juli 2026 tercatat sebanyak 584 penerbangan. Angka itu turun 0,34 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 586 penerbangan.
Jika dibandingkan Juli 2025, jumlah penerbangan domestik yang datang turun 2,01 persen dari 596 penerbangan.
Penerbangan internasional yang menuju BIM pada Juli 2026 tercatat sebanyak 125 penerbangan. Jumlah tersebut turun 6,02 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 133 penerbangan.
Dibandingkan Juli 2025, jumlah penerbangan internasional yang datang turun 21,38 persen dari 159 penerbangan.
Secara keseluruhan, jumlah pesawat yang datang ke BIM pada Juli 2026 mencapai 709 penerbangan. Angka tersebut turun 1,39 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 719 penerbangan.
Jika dibandingkan Juli 2025, jumlah pesawat yang datang juga turun 6,09 persen dari 755 penerbangan.
Angkutan Laut Mengalami Perubahan
Perkembangan transportasi Sumatera Barat pada Juli 2026 juga tercatat pada angkutan laut. Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut dalam negeri mengalami peningkatan sebesar 47,80 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sebaliknya, jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan laut dalam negeri mengalami penurunan sebesar 12,82 persen.
Pada angkutan laut luar negeri, jumlah barang yang dimuat pada Juli 2026 meningkat 1,70 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Namun, jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan laut luar negeri mengalami penurunan sebesar 61,73 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kereta Api Juga Catat Penurunan
BPS Sumbar juga mencatat perkembangan pada moda kereta api. Jumlah penumpang kereta api pada Juli 2026 untuk kelas ekonomi lokal mengalami penurunan sebesar 4,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Selain penumpang, jumlah barang yang dimuat melalui kereta api pada Juli 2026 juga mengalami penurunan. Penurunannya tercatat sebesar 0,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan demikian, perkembangan transportasi Sumatera Barat pada Juli 2026 menunjukkan perubahan pada sejumlah moda. Pada angkutan udara, jumlah penumpang yang berangkat dari BIM turun 5,95 persen dibandingkan Juni 2026, sedangkan penumpang yang datang naik 2,19 persen.
Pada lalu lintas pesawat, jumlah pesawat yang berangkat maupun datang sama-sama turun 1,39 persen secara bulanan. Sementara itu, angkutan laut dalam negeri mencatat kenaikan barang yang dimuat sebesar 47,80 persen, sedangkan barang yang dibongkar turun 12,82 persen.
Untuk angkutan laut luar negeri, barang yang dimuat naik 1,70 persen, sementara barang yang dibongkar turun 61,73 persen. Pada moda kereta api, penumpang kelas ekonomi lokal turun 4,24 persen dan barang yang dimuat turun 0,58 persen.
Data perkembangan angkutan udara Sumatera Barat tersebut tercantum dalam laporan Perkembangan Transportasi Provinsi Sumatera Barat Juli 2026. BPS Sumbar mencatat perubahan arus penumpang, lalu lintas pesawat, serta pergerakan barang melalui sejumlah moda transportasi pada periode tersebut. (*)
















