KAI Divre II Sumbar dan Kemenhub Periksa 9 Stasiun Utama Hadapi Angkutan Lebaran

Sumbardaily.com, Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) bekerja sama dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang Kementerian Perhubungan mengadakan Ramp Check atau inspeksi perkeretaapian menyeluruh di wilayah operasionalnya.

Kegiatan yang berlangsung dari Senin (24/2/2025) hingga Kamis (27/2/2025) ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2025.

M As'ad Habibuddin, Kepala Hubungan Masyarakat KAI Divre II Sumatera Barat, menjelaskan bahwa Ramp Check ini dilaksanakan dengan tujuan memastikan seluruh layanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

"Ramp Check ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan begitu, KAI dapat memberikan pengalaman perjalanan yang selamat dan nyaman bagi seluruh penumpang selama periode Angkutan Lebaran," ungkap As'ad.

Pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dilakukan di sembilan stasiun utama yang berada di bawah pengelolaan KAI Divre II Sumbar.

Stasiun-stasiun tersebut meliputi Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau, Stasiun Air Tawar, Stasiun Naras, Stasiun Lubuk Alung, Stasiun Pauh Kambar, Stasiun Kurai Taji, dan Stasiun Duku.

Selain memeriksa kesiapan stasiun, tim gabungan juga memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan di sepanjang jalur kereta api.

Fokus utama adalah titik-titik yang berpotensi mengalami gangguan selama musim Lebaran, seperti daerah rawan banjir, longsor, serta lokasi dengan potensi gangguan prasarana lainnya.

Area yang mendapat perhatian khusus adalah jalur Lubuk Alung – Kayu Tanam dan jalur Bukit Putus – Indarung.

Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan di sepanjang jalur Padang – Naras.

"Objek pemeriksaan di stasiun meliputi informasi dan fasilitas keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), petunjuk jalur evakuasi, titik kumpul, dan nomor telepon darurat. Selain itu, fasilitas kesehatan seperti pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kursi roda, dan tandu, serta lampu penerangan," jelas As'ad mengenai detail pemeriksaan yang dilakukan.

Inspeksi menyeluruh ini juga mencakup pemeriksaan terhadap sistem pengamanan seperti kamera pengintai (CCTV) dan keberadaan petugas keamanan.

Fasilitas penunjang kenyamanan penumpang seperti ruang tunggu, toilet, dan musala turut diperiksa kelayakannya.

Tidak ketinggalan, tim juga memastikan ketersediaan informasi pelayanan seperti denah stasiun, jadwal perjalanan kereta api, dan peta jaringan kereta api yang sangat dibutuhkan penumpang, terutama yang baru pertama kali menggunakan moda transportasi ini.

Komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mempersiapkan layanan terbaik selama periode Angkutan Lebaran 2025 terbukti melalui hasil Ramp Check yang dilakukan oleh Tim Kementerian Perhubungan.

As'ad mengungkapkan bahwa secara umum, layanan yang disediakan KAI Divre II Sumbar telah memenuhi ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 63 Tahun 2019.

"Hasil Ramp Check yang dilakukan oleh Tim Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa secara umum, layanan KAI Divre II Sumbar telah memenuhi ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 63 Tahun 2019. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat," tutup As'ad.

Ramp Check ini menjadi salah satu bentuk upaya preventif untuk memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi kereta api selama musim mudik Lebaran 2025.

Dengan persiapan matang ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. (red)

Baca Juga

Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Publik Inklusif, Pelanggan Berkebutuhan Khusus jadi Prioritas
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
205 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Saat Libur Sekolah 2026 di Sumbar
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal
Kepala KAI Divre II Sumbar bersama jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, dan Tim Keselamatan Kantor Pusat KAI mengikuti Rapat Safety Committee Perdana Juli 2026 di Ruang Rapat Buya Hamka sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Upaya KAI Divre II Sumbar Kejar Nol Kejadian dan Insiden