Sumbardaily.com - Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah kebakaran rumah di kawasan padat penduduk Jalan Barito Nomor 4, RT 02 RW 03, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (18/7/2026), meluas ke bangunan di sekitarnya.
Peristiwa tersebut sempat mengancam delapan rumah yang berada di sekitar lokasi. Berkat pengerahan enam unit armada dan 65 personel, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih jauh sehingga aset senilai sekitar Rp1 miliar dapat diselamatkan.
Berdasarkan data Dinas Damkar Kota Padang, laporan kebakaran diterima pada pukul 11.14 WIB. Hanya berselang satu menit, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi. Petugas tiba pada pukul 11.21 WIB setelah menempuh jarak sekitar 1,8 kilometer dari Mako Damkar 113 dan berhasil menyelesaikan penanganan pada pukul 11.53 WIB.
Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan, menyampaikan bahwa objek yang terbakar merupakan satu unit rumah dengan luas sekitar 300 meter persegi.
"Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi melihat kobaran api sudah membesar dari arah dalam rumah. Menyadari situasi berbahaya, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Damkar Kota Padang sehingga petugas dapat segera bergerak menuju lokasi," katanya.
Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Rumah yang terbakar, kata Budi, diketahui milik Muhammad Arif Fadit (32), seorang wiraswasta. Akibat peristiwa tersebut, dua penghuni rumah terpaksa mengungsi.
"Meski kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu," ucapnya.
Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran tersebut juga berpotensi mengancam kawasan permukiman yang cukup padat.
"Sedikitnya delapan bangunan rumah berada dalam risiko terdampak apabila api tidak segera dikendalikan. Luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi," ungkapnya.
Proses pemadaman turut menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Petugas harus bekerja di tengah akses jalan yang sempit, kondisi lingkungan yang padat permukiman, serta banyaknya masyarakat yang memadati lokasi kejadian.
Meski demikian, proses pemadaman dapat berlangsung dengan baik berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat. Selain personel Dinas Damkar Kota Padang, penanganan kebakaran juga melibatkan unsur Kepolisian, TNI, dan PMI.
"Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan," tuturnya. (*)















