Sumbardaily.com - Kebakaran yang melanda sebuah gudang barang bekas di kawasan padat penduduk, Jalan Sutan Syahrir Nomor 64 C, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Rabu (8/7/2026) malam, nyaris memicu kebakaran yang lebih besar.
Berkat respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke dua bangunan di sekitarnya sehingga aset senilai sekitar Rp300 juta berhasil diselamatkan.
Peristiwa tersebut menjadi ujian bagi kesiapsiagaan Pemko Padang dalam menjaga keselamatan warga di wilayah permukiman yang memiliki akses jalan sempit dan dipadati masyarakat. Penanganan cepat ini sekaligus menjadi gambaran semangat Padang Juara dalam menghadapi situasi darurat.
Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.19 WIB.
Hanya berselang dua menit, tepat pukul 21.21 WIB, tiga unit armada bersama 50 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 2,2 kilometer dari Pos 2 Padang Selatan.
"Petugas tiba di lokasi pada pukul 21.26 WIB dan segera melakukan pemadaman. Setelah berjibaku dengan kobaran api di tengah kondisi lingkungan yang padat serta akses yang sempit, proses penanganan berhasil dituntaskan pada pukul 22.03 WIB," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Asdimon (61).
"Saksi melihat percikan api berasal dari tumpukan karton bekas yang berada di dalam gudang. Menyadari adanya potensi bahaya, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Damkar Kota Padang sehingga petugas dapat bergerak cepat ke lokasi.
"Objek yang terbakar merupakan sebuah gudang barang bekas dengan luas sekitar 6 x 6 meter persegi. Hingga kini, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan," katanya.
Gudang tersebut diketahui milik Zainal Arif (51), seorang sopir. Akibat kejadian itu, satu gudang mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta.
Meski demikian, keberhasilan petugas mengendalikan api membuat kebakaran tidak meluas ke bangunan lain.
"Sedikitnya dua bangunan yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan. Area seluas sekitar 25 x 20 meter persegi yang berpotensi terdampak juga dapat diamankan," ujar Sutopo.
Dalam laporan Damkar Kota Padang disebutkan terdapat enam penghuni yang berada di lingkungan tersebut. Tidak ada warga yang harus mengungsi maupun menjadi korban luka ataupun meninggal dunia akibat insiden tersebut.
"Selama proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kondisi permukiman yang padat, banyaknya warga yang memadati lokasi, hingga akses jalan yang relatif sempit. Meski demikian, koordinasi seluruh personel berjalan lancar sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat," katanya.
Selain personel Dinas Damakr Kota Padang, penanganan di lokasi juga melibatkan Camat Padang Selatan dan Dubalang untuk membantu pengamanan selama proses pemadaman berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran melalui layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko meluasnya api dapat diminimalkan," tuturnya. (*)
















