Piala Dunia Anak Indonesia U-9 2026: Putra Payakumbuh Duen Tampil Memukau Hingga Raih Gelar Juara

Piala Dunia Anak Indonesia U-9 2026: Putra Payakumbuh Duen Tampil Memukau Hingga Raih Gelar Juara

Akhsyal Duenino Irwan yang akrab disapa Duen memegang trofi Piala Dunia Anak Indonesia U9 2026. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia sepak bola usia dini. Seorang putra terbaik Kota Payakumbuh, Akhsyal Duenino Irwan atau yang akrab disapa Duen, berhasil mencatatkan prestasi gemilang setelah membawa Harapan Putra Pekanbaru menjuarai Piala Dunia Anak Indonesia U-9 yang digelar di Progresif Arena, Bandung, pada 27–30 Juni 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Payakumbuh. Di usianya yang baru menginjak delapan tahun, Duen mampu tampil sebagai sosok penting di dalam tim hingga mengantarkan Harapan Putra Pekanbaru berdiri di podium tertinggi turnamen sepak bola kelompok umur bergengsi tingkat nasional tersebut.

Duen, yang lahir pada 14 Juli 2017, menjadi satu-satunya pemain asal Kota Payakumbuh yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Kepercayaan besar diberikan kepadanya untuk mengenakan ban kapten sekaligus mengatur ritme permainan dari lini tengah. Sebagai seorang gelandang, siswa SD Negeri 04 Payakumbuh itu tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi motor permainan tim dalam setiap pertandingan.

Perjalanan menuju gelar juara tidak diraih dengan mudah. Pada babak penyisihan, Harapan Putra Pekanbaru harus melewati persaingan ketat dengan menghadapi delapan tim dari berbagai daerah di Indonesia. Lawan-lawan yang dihadapi meliputi Zona Galaxy Academy Pontianak, ASSA Pro SS Bekasi, SSB Imam Bonjol Padang, Cengiling Bali, Denpasar City FC, Pamong Praja Garut, Versus Academy Jakarta, serta Elite Sport Academy Jakarta.

Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, Harapan Putra Pekanbaru mampu menunjukkan performa impresif. Dari delapan pertandingan yang dijalani, tim mencatatkan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Hasil tersebut mengantarkan mereka mengoleksi 19 poin dan mengakhiri fase penyisihan di peringkat kedua klasemen, sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal.

Memasuki fase gugur, penampilan Harapan Putra Pekanbaru semakin meyakinkan. Pada pertandingan semifinal menghadapi BBS Jakarta, Duen bersama rekan-rekannya mampu menguasai jalannya pertandingan dan meraih kemenangan telak 4-1. Hasil tersebut membuka jalan menuju partai puncak.

Di laga final, Harapan Putra Pekanbaru kembali menunjukkan kualitas permainan yang solid. Menghadapi Denpasar City FC, mereka tampil disiplin sejak menit pertama dengan permainan kolektif yang efektif. Dominasi tersebut berbuah kemenangan meyakinkan 3-0, sekaligus memastikan gelar Juara Piala Dunia Anak Indonesia U-9 Tahun 2026 menjadi milik Harapan Putra Pekanbaru.

Kesuksesan yang diraih Duen tidak datang secara instan. Sebelum bergabung dengan Harapan Putra Pekanbaru, kemampuan sepak bolanya telah ditempa sejak usia dini di SSB Mandala Payakumbuh. Di bawah bimbingan Coach Buyun dan Coach Edo, Duen mendapatkan pembinaan teknik dan karakter yang menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya. Kedua pelatih tersebut dikenal konsisten membina bibit-bibit pesepak bola muda di Kota Payakumbuh.

Di balik keberhasilan itu, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang mengiringi perkembangan Duen. Ayahnya, Berry Irawan, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian putranya. Menurutnya, keluarga selama ini tidak pernah memberikan tekanan kepada Duen untuk menjadi atlet berprestasi, melainkan hanya berusaha menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga sejak usia dini.

"Kami hanya mendidik anak kami untuk menjadi anak yang mencintai olahraga. Namun, anak kami bisa memberikan hal yang luar biasa untuk semua orang yang menyayanginya," ujar Berry Irawan, dalam keterangannya dikutip Jumat (3/7/2026).

Prestasi yang diraih Duen tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarganya, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi sekolah, para pelatih, klub, serta masyarakat Kota Payakumbuh. Keberhasilan seorang putra daerah menjadi juara pada ajang nasional menunjukkan bahwa talenta-talenta muda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing di level tertinggi apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak.

Di usianya yang masih sangat muda, perjalanan sepak bola Duen masih terbuka lebar. Pengalaman menjadi kapten sekaligus membawa tim meraih gelar juara nasional menjadi modal berharga untuk terus mengembangkan kemampuan di masa mendatang.

Ke depan, Duen diharapkan mampu terus menjaga semangat, disiplin, dan kerja keras sehingga dapat berkembang menjadi pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, bahkan Indonesia di level yang lebih tinggi.

Prestasi yang diraih dalam Piala Dunia Anak Indonesia U-9 juga menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat dimulai dari pembinaan di tingkat akar rumput. Lapangan-lapangan tempat anak-anak berlatih, dukungan keluarga, pembinaan yang konsisten, dan ketekunan menjadi fondasi lahirnya generasi pesepak bola muda yang siap membawa nama bangsa menuju prestasi yang lebih tinggi.

Dengan capaian tersebut, Duen menjadi inspirasi bahwa kerja keras dan pembinaan sejak usia dini mampu melahirkan atlet muda berprestasi yang mengharumkan daerah di panggung nasional. (*)

Baca Juga

Petugas SAR bersiap melakukan operasi penyelamatan setelah sebuah mobil masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang.
Mobil Masuk Jurang Sedalam 80 Meter di Panorama Sitinjau Lauik, Basarnas Kerahkan Tim Penyelamat
Ekspor Sumbar Tembus US$1,18 Miliar, India Masih Jadi Tujuan Utama
Ekspor Sumbar Tembus US$1,18 Miliar, India Masih Jadi Tujuan Utama
Bek Asal Montenegro Igor Cukovic Merapat ke Semen Padang FC, Kabau Sirah Perkuat Pertahanan
Bek Asal Montenegro Igor Cukovic Merapat ke Semen Padang FC, Kabau Sirah Perkuat Pertahanan
Kabar Terbaru Lembah Anai, Proyek Penanganan Hampir Selesai dan Ditarget Rampung Akhir Juli 2026
Kabar Terbaru Lembah Anai, Proyek Penanganan Hampir Selesai dan Ditarget Rampung Akhir Juli 2026
Kejati Sumbar Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Kejati Sumbar Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Jejak Pemain Piala Dunia di Indonesia: Dari Mario Kempes hingga Frans Putros
Jejak Pemain Piala Dunia di Indonesia: Dari Mario Kempes hingga Frans Putros