205 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Saat Libur Sekolah 2026 di Sumbar

KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.

Suasana penumpang KA Pariaman Ekspres yang mengalami lonjakan signifikan pada momentum Hari Asyura 1448 Hijriah dan rangkaian Festival Tabuik di Kota Pariaman. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com - Momentum Libur Sekolah 2026 menjadi pendorong meningkatnya mobilitas masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar). Di tengah tingginya aktivitas perjalanan selama musim liburan, KAI Divre II Sumbar mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api, menandakan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel tersebut.

Sepanjang periode 20 Juni hingga 12 Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melayani sebanyak 205.464 pelanggan.

Angka ini meningkat 22,92 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatat 167.147 pelanggan.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu capaian positif KAI Divre II Sumbar selama masa liburan sekolah. Tingginya jumlah pelanggan memperlihatkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama selama masa liburan.

“Momentum libur sekolah tahun ini dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga menggunakan kereta api karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat,” katanya, Senin (13/7/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada KAI. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh insan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan kenyamanan pelanggan selama menggunakan transportasi kereta api.

Lonjakan mobilitas tersebut juga terlihat dari tingginya aktivitas di sejumlah stasiun. Untuk keberangkatan, Stasiun Padang menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 56.451 pelanggan.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman dengan 40.453 pelanggan, Stasiun Air Tawar sebanyak 19.244 pelanggan, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebanyak 14.015 pelanggan, serta Stasiun Lubuk Alung dengan 10.493 pelanggan.

Sementara itu, dari sisi kedatangan, Stasiun Padang kembali menjadi tujuan favorit dengan 55.705 pelanggan. Disusul Stasiun Pariaman sebanyak 42.644 pelanggan, Stasiun Air Tawar sebanyak 17.461 pelanggan, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebanyak 14.946 pelanggan, dan Stasiun Naras sebanyak 10.636 pelanggan.

Data tersebut menggambarkan tingginya pergerakan masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat selama musim liburan. Kereta api menjadi sarana transportasi yang mendukung perjalanan menuju kawasan wisata, pusat aktivitas ekonomi, hingga wilayah pesisir yang berada dalam jaringan layanan KAI Divre II Sumbar.

Selain memberikan kemudahan perjalanan, layanan kereta api juga berkontribusi dalam mendukung aktivitas pariwisata dan perekonomian daerah melalui meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.

Pengalaman positif turut dirasakan para pelanggan. Salah seorang pengguna KA Pariaman Ekspres, Rina (34), warga Kota Padang, mengaku rutin memanfaatkan layanan kereta api saat menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Perjalanannya nyaman, bersih, tepat waktu, dan anak-anak juga senang naik kereta. Selain harganya terjangkau, kami tidak perlu khawatir terjebak kemacetan sehingga liburan menjadi lebih menyenangkan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pelanggan, KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan bersama.

Pelanggan juga dapat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga perjalanan dapat direncanakan lebih awal tanpa khawatir kehabisan tiket.

Selain pembelian secara daring, KAI masih menyediakan layanan go-show di loket stasiun yang dibuka tiga jam sebelum keberangkatan kereta, selama tiket masih tersedia.

Menutup keterangannya, Reza kembali menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan liburan menggunakan kereta api.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur sekolah. KAI Divre II Sumbar akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” tutur Reza. (*)

Baca Juga

Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Publik Inklusif, Pelanggan Berkebutuhan Khusus jadi Prioritas
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal
Kepala KAI Divre II Sumbar bersama jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, dan Tim Keselamatan Kantor Pusat KAI mengikuti Rapat Safety Committee Perdana Juli 2026 di Ruang Rapat Buya Hamka sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Upaya KAI Divre II Sumbar Kejar Nol Kejadian dan Insiden
Kereta Api Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri puncak Festival Tabuik.
Libur Sekolah 2026, KAI Sumbar Catat Rekor Penjualan Tiket hingga 10.283 Penumpang Sehari