Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Divre II Sumbar Perketat Inspeksi Keselamatan Perjalanan

Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Divre II Sumbar Perketat Inspeksi Keselamatan Perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melaksanakan Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian di wilayah Divre II Sumbar. (Dok. KAI)

Sumbardaily.com, Padang - Memasuki Ramadan dan masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat pengawasan terhadap aspek keselamatan operasional perkeretaapian.

Upaya tersebut dilakukan melalui Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) di seluruh wilayah kerja Divre II Sumbar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif KAI Divre II Sumbar untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, selamat, dan andal di tengah potensi peningkatan volume penumpang.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama pelayanan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, inspeksi dilakukan guna memastikan seluruh unsur operasional memenuhi standar yang ditetapkan regulator.

Menurutnya, keamanan dan keselamatan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan transportasi kereta api.

“Kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan secara berkelanjutan guna menjaga keandalan layanan,” ujar Reza.

Pelaksanaan inspeksi mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor PM 48 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.

Tim DJKA bersama tim internal KAI melakukan pemantauan secara intensif di lintas operasional dan stasiun wilayah Divre II Sumbar guna memastikan seluruh aspek keselamatan, kesehatan, serta fasilitas pelayanan penumpang berada dalam kondisi optimal dan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan mencakup tiga aspek utama, yakni sarana, prasarana serta sumber daya manusia (SDM).

Pada fasilitas stasiun, tim melakukan pengecekan terhadap ketersediaan dan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan seperti kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), kursi roda dan pos kesehatan.

Selain itu, sistem kamera pengawas (CCTV), ruang tunggu, toilet, musala serta informasi jadwal perjalanan dan ketersediaan tempat duduk turut menjadi perhatian.

Sementara itu, pemeriksaan di dalam rangkaian kereta api meliputi fungsi rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, suhu pendingin ruangan (AC), fasilitas bagi penyandang disabilitas, lampu penerangan, serta kelengkapan informasi nomor kontak kondektur dan petugas keamanan yang bertugas.

Pada aspek prasarana, tim memastikan validitas sertifikasi dan kompetensi petugas, kondisi rel, wesel, bantalan, sistem drainase, jembatan hingga fasilitas pelayanan seperti peron.

Seluruh titik tersebut diperiksa untuk memastikan tidak ada potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.

Inspeksi yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (11-12/2/2026), diawali dengan pemaparan teknis oleh Tim DJKA mengenai mekanisme pelaksanaan inspeksi yang mencakup prasarana, sarana, sumber daya manusia, serta prosedur operasional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi guna memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib dan efektif.

Reza menegaskan bahwa melalui inspeksi ini, KAI Divre II Sumbar ingin memastikan kesiapan menyeluruh dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026.

"Dengan kondisi sarana dan prasarana yang terjaga serta SDM yang kompeten, perusahaan optimistis dapat memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan aman, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani”.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh aspek keselamatan operasional di wilayah Divre II Sumbar dapat terverifikasi dan terus ditingkatkan secara optimal, sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, selamat, tertib, dan andal,” tutur Reza. (red)

Baca Juga

Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Publik Inklusif, Pelanggan Berkebutuhan Khusus jadi Prioritas
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
205 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Saat Libur Sekolah 2026 di Sumbar
Stadion Patriot Candrabhaga Diinspeksi iLeague, Semen Padang FC Pastikan Kandang Sementara Siap
Stadion Patriot Candrabhaga Diinspeksi iLeague, Semen Padang FC Pastikan Kandang Sementara Siap
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal