Tangkap 4 Tersangka, BNNP Sumbar Amankan 7 Paket Besar Sabu di Payakumbuh

Tangkap 4 Tersangka, BNNP Sumbar Amankan 7 Paket Besar Sabu di Payakumbuh

BNNP Sumatera Barat berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu di Payakumbuh Jumat (7/3/2025). (Foto: Dok BNNP Sumatera Barat)

Sumbardaily, Payakumbuh – Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadhan, aparat penegak hukum kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh, dan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Operasi penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi ini berlangsung pada Jumat, 7 Maret 2025, sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.

Keempat tersangka, yang terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan, diamankan saat berada di dalam sebuah mobil Daihatsu Sigra berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi BA 1641 AAH.

Penggeledahan yang dilakukan oleh petugas membuahkan hasil yang signifikan. Di dalam bagasi belakang kendaraan, petugas menemukan sebuah tas ransel berwarna cokelat yang mencurigakan.

Setelah diperiksa, tas tersebut ternyata berisi tujuh paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus rapi dalam plastik hijau dengan gambar burung gagak hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu tersangka yang berinisial IPP alias I mengaku bahwa ia berperan sebagai kurir yang menjemput sabu tersebut dari Bireuen, Aceh.

Ia dijanjikan upah sebesar Rp13 juta per kilogram untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Kota Padang, Sumatera Barat, yang diduga akan menjadi wilayah distribusinya.

Selain menyita tujuh paket besar sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, termasuk lima unit telepon seluler dari berbagai merek dan tipe, satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan oleh para tersangka, dan tas ransel berwarna cokelat yang digunakan untuk menyembunyikan sabu.

Keempat tersangka yang berhasil diamankan memiliki peran masing-masing dalam jaringan ini. IPP (30 tahun) berperan sebagai kurir utama, IE (42 tahun) bertindak sebagai sopir, HBA alias B (28 tahun) sebagai sopir cadangan, dan SR alias R (32 tahun) yang bertugas membujuk IE agar bersedia ikut dalam aksi penjemputan sabu tersebut.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor BNNP Sumatera Barat untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata dari komitmen aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika, terutama di bulan suci Ramadhan.

"Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di wilayah Sumatera Barat, apalagi di bulan Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan," ujar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika dengan memberikan informasi jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

BNNP Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun masyarakat, dalam upaya pemberantasan narkotika demi mewujudkan Sumatera Barat yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. (red)

Baca Juga

Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan
Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan
Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria yang diduga pelaku berjalan mendekati mobil Honda Sienta putih milik korban yang terparkir di depan sebuah tempat usaha di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Dugaan Perampokan di Padang, Pelaku Pecahkan Kaca Mobil dan Bawa Kabur Uang Setoran Rp8 Juta
Ekspor Sawit Dominasi Perdagangan Sumbar, Impor Bahan Bakar Mineral Ikut Melesat
Ekspor Sawit Dominasi Perdagangan Sumbar, Impor Bahan Bakar Mineral Ikut Melesat
DPR Soroti Pelibatan TNI dan Polri dalam Pengawasan Pajak, Minta Kemenkeu Beri Penjelasan
DPR Soroti Pelibatan TNI dan Polri dalam Pengawasan Pajak, Minta Kemenkeu Beri Penjelasan
Sejarah Pemindahan Ibu Kota Agam ke Lubuk Basung, Berawal dari Keterbatasan Bukittinggi
Sejarah Pemindahan Ibu Kota Agam ke Lubuk Basung, Berawal dari Keterbatasan Bukittinggi
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan mengapung di Danau Singkarak, Tanjung Mutiara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Danau Singkarak