Kualitas Udara Padang Memburuk, BPBD Bagikan 11 Ribu Masker untuk Warga

BPBD Kota Padang membagikan masker kepada masyarakat di tengah kualitas udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat.

Pemerintah Kota (Pemko) Padang membagikan 11 masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, sebagai langkah perlindungan dini di tengah kualitas udara kategori sangat tidak sehat, Senin (7/9/2026) siang. (Dok. BPBD)

Sumbardaily.com - Kondisi kualitas udara di Kota Padang pada Senin (7/9/2026) pagi kembali menjadi perhatian. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan Padang Pasir tercatat mencapai 214, yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Parameter pencemar yang paling dominan adalah PM2,5, sehingga masyarakat yang terpapar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kesehatan.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengambil langkah langsung di lapangan.

Sebanyak 11 ribu masker dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk perlindungan dini, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas dan menggunakan jalan raya di tengah kondisi udara yang tidak sehat.

Pembagian masker dilakukan di tiga lokasi yang dinilai strategis. Petugas mendistribusikannya di depan Kantor Wali Kota Padang di Jalan By Pass, depan Rumah Dinas Wali Kota Padang di Jalan Ahmad Yani, serta kawasan persimpangan lampu merah Sawahan.

Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko paparan partikel pencemar udara yang dihadapi masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di ruang terbuka dan berada di tengah lalu lintas kendaraan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi kualitas udara yang berada pada level sangat tidak sehat.

“Kondisi kualitas udara saat ini berada pada kategori sangat tidak sehat. Oleh karena itu, BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan pembagian 11 ribu masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, sebagai bentuk perlindungan dini agar mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel udara,” katanya.

Selain membagikan masker, BPBD Kota Padang juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi udara yang sedang terjadi. Warga dianjurkan membatasi kegiatan di luar ruangan apabila aktivitas tersebut tidak mendesak.

Penggunaan masker juga diimbau menjadi perhatian ketika masyarakat harus beraktivitas di luar rumah. Selain itu, warga diminta memperbanyak konsumsi air putih sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh.

Kehadiran petugas BPBD di sejumlah titik jalan membuat upaya mitigasi tidak hanya dilakukan melalui imbauan. Distribusi masker secara langsung menyasar masyarakat yang berada di ruang publik, termasuk pengguna jalan raya yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara akan terus dilakukan. Pemantauan tersebut juga diikuti koordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah mitigasi yang diperlukan guna mengurangi dampak buruk pencemaran udara terhadap masyarakat," kata Kalaksa BPBD Padang.

Masyarakat juga diminta memperhatikan perkembangan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Terlebih, data pemantauan pada Senin pagi menunjukkan angka ISPU 214 dengan PM2,5 sebagai parameter dominan.

Di tengah kondisi udara yang masuk kategori sangat tidak sehat tersebut, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang ditekankan kepada warga, terutama bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan untuk tetap beraktivitas di luar ruangan.

Untuk kebutuhan informasi mengenai kebencanaan dan kondisi kedaruratan, masyarakat Kota Padang dapat menghubungi Pusdalops PB BPBD Kota Padang melalui layanan darurat 112 atau memanfaatkan kanal informasi resmi BPBD Kota Padang.

Langkah pemantauan dan mitigasi tersebut dilakukan BPBD Kota Padang sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak buruk pencemaran udara, sembari menunggu perkembangan kondisi kualitas udara berikutnya. (*)

Baca Juga

Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi pembicara dalam Ideafest 2026 di JICC Jakarta dan membahas potensi kuliner Indonesia menjadi hidangan global.
Ideafest 2026, Fadly Amran: Kuliner Padang Bisa Mendunia Tanpa Kehilangan Identitas
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau pembangunan jalan menuju Pasir Jambak dan saluran drainase Pasar Tunggul Hitam.
Jalan Pasir Jambak Padang Hampir Rampung, Akses ke Kampus dan Objek Wisata Dibuka Lebih Lebar
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro meninjau rehabilitasi sekolah terdampak bencana di Padang.
Anggaran Rehabilitasi Sekolah di Padang Tembus Rp3 Miliar Ada SD yang Harus Relokasi Belajar
Petugas membantu warga memahami proses pendaftaran atau pemutakhiran data Perlinsos melalui telepon seluler.
Pendaftaran Perlinsos di Padang Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Data Ini jadi Acuan Bansos 2027
Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan masker kepada masyarakat dan Satgas BPBD setelah erupsi Gunung Sinabung.
Gunung Sinabung Erupsi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan 5.695 Masker