Warga Solok Diliburkan 9 September, Ada Pemilihan Wali Nagari Serentak

Warga Solok Diliburkan 9 September, Ada Pemilihan Wali Nagari Serentak

Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan Rabu, 9 September 2026 sebagai hari yang diliburkan dalam rangka Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026. (Foto: Pemkab Solok)

Sumbardaily.com - Warga Kabupaten Solok mendapat kesempatan untuk menggunakan hak pilih tanpa harus menjalani aktivitas kerja seperti biasa. Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan Rabu, 9 September 2026 sebagai hari yang diliburkan dalam rangka Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026.

Kebijakan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari Serentak yang akan berlangsung di Kabupaten Solok pada 9 September 2026. Penetapan hari libur itu diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menentukan pilihan masing-masing.

Sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Pemkab Solok, Senin (6/9/2026), penetapan hari yang diliburkan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.10.2/3/DPMN-2026 tentang Penetapan Hari yang Diliburkan pada Pemungutan Suara Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Solok memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang memiliki hak pilih untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Wali Nagari Serentak.

Pemilihan Wali Nagari Serentak akan dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026. Masyarakat yang tercatat memiliki hak pilih diimbau untuk hadir ke TPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penetapan hari libur ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pemungutan suara. Dengan tidak adanya aktivitas kerja seperti hari biasa, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk menyalurkan hak politiknya.

Pemkab Solok juga meminta seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan untuk ikut menjaga kelancaran kegiatan. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar proses pemungutan suara dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Bagi masyarakat di tingkat nagari, pemilihan ini menjadi momentum untuk menentukan sosok yang akan memimpin pemerintahan nagari. Karena itu, kehadiran pemilih di TPS menjadi bagian penting dalam menentukan hasil pemungutan suara.

Pemerintah Kabupaten Solok mengajak masyarakat menjadikan Pemilihan Wali Nagari Serentak sebagai bentuk partisipasi dalam proses demokrasi. Warga tidak hanya diminta datang ke TPS, tetapi juga menggunakan hak pilih yang dimiliki.

Dalam keterangan resminya, Pemkab Solok menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan tersebut.

"Datang ke TPS, gunakan hak pilih, dan bersama-sama kita pilih pemimpin terbaik untuk kemajuan nagari," tulis imbauan Pemkab Solok dikutip Senin (7/9/2026).

Pemkab Solok menilai partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih memiliki peran dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas. Pilihan masyarakat juga disebut berkaitan dengan arah pembangunan nagari pada masa mendatang.

Karena itu, masyarakat yang memiliki hak pilih di Kabupaten Solok diharapkan tidak melewatkan kesempatan untuk datang ke TPS pada 9 September 2026.

Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026 juga diharapkan dapat menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat nagari. Seluruh pihak diminta mendukung pelaksanaan pemungutan suara agar berlangsung sesuai ketentuan.

Dengan ditetapkannya 9 September 2026 sebagai hari yang diliburkan, masyarakat Kabupaten Solok memiliki kesempatan untuk memberikan suara dalam Pemilihan Wali Nagari Serentak. Pemerintah daerah kembali mengajak warga menggunakan hak pilih dan turut menentukan arah kepemimpinan serta pembangunan nagari.

"9 September 2026, mari sukseskan Pemilihan Wali Nagari Serentak." (*)

Baca Juga

Pilwana 2026 Dharmasraya Resmi Disiapkan, 3 Nagari Ikuti Pemilihan Serentak
Pilwana 2026 Dharmasraya Resmi Disiapkan, 3 Nagari Ikuti Pemilihan Serentak
BPBD Kota Padang membagikan masker kepada masyarakat di tengah kualitas udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat.
Kualitas Udara Padang Memburuk, BPBD Bagikan 11 Ribu Masker untuk Warga
Duel Ibu-ibu di Lubuk Alung Padang Pariaman Berujung Maut, Korban Meninggal usai Cekcok dengan Tetangga
Duel Ibu-ibu di Lubuk Alung Padang Pariaman Berujung Maut, Korban Meninggal usai Cekcok dengan Tetangga
Erupsi Gunung Anak Krakatau Tutup 4 Bandara, Abu Vulkanik Capai Ketinggian 14,6 Km
Erupsi Gunung Anak Krakatau Tutup 4 Bandara, Abu Vulkanik Capai Ketinggian 14,6 Km
Kegiatan Rekor MURI memasak dengan Bright Gas di Lapangan Merdeka Medan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Cetak Rekor MURI, Masak Gunakan Bright Gas Serentak di Delapan Kota
Kunjungan Wisman ke Sumbar Turun 9,90 Persen pada Juli 2026, Malaysia Masih Terbanyak
Kunjungan Wisman ke Sumbar Turun 9,90 Persen pada Juli 2026, Malaysia Masih Terbanyak