Warga Serbu Pasar Raya Padang, Tukar Uang Bisa Tebus Beras Rp52.000

Warga Serbu Pasar Raya Padang, Tukar Uang Bisa Tebus Beras Rp52.000

Warga menukar uang untuk mendapat beras murah di Pasar Raya Padang. (Foto: Primadoni untuk Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Program tukar uang dapat beras murah menjadi magnet bagi ratusan warga yang memadati Blok III Pasar Raya Padang, Selasa (20/1/2026).

Melalui kolaborasi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Bulog, masyarakat tidak hanya menukarkan uang layak edar, tetapi juga memperoleh kesempatan membeli beras premium dengan harga jauh di bawah pasaran.

Antrean panjang terlihat sejak pagi hari. Warga dan pedagang pasar tampak antusias mengikuti layanan terpadu yang menggabungkan penukaran uang pecahan kecil dengan program pangan murah.

Skema ini dinilai memberikan manfaat ganda, yakni menjaga kelancaran transaksi di pasar sekaligus membantu meringankan beban belanja rumah tangga di tengah kenaikan harga beras.

Program yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Januari 2026, ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan uang tunai pecahan kecil yang kerap langka di kawasan pasar tradisional.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Andy Setyo Biwado, mengatakan BI menyiapkan dana tunai sebesar Rp1,8 miliar dalam kegiatan tersebut.

“Fokus kami memastikan ketersediaan uang layak edar di tengah aktivitas ekonomi masyarakat. Pecahan yang disiapkan mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000,” ujar Andy di sela kegiatan.

Daya tarik utama program ini terletak pada Voucher Beras yang diberikan kepada setiap warga yang menukarkan uang. Setiap penukar memperoleh voucher senilai Rp25.000 yang dapat langsung digunakan untuk membeli beras kualitas premium milik Bulog di lokasi kegiatan.

Melalui skema ini, masyarakat dapat menebus beras kemasan 5 kilogram dengan harga jauh lebih terjangkau. Jika harga normal beras tersebut berada di kisaran Rp77.000, dengan voucher harga tebusnya turun menjadi Rp52.000.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas tren kenaikan harga pangan, khususnya beras, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Bulog menyediakan dua jenis beras dalam program tersebut, yakni beras Suntiang (pera) yang menjadi favorit masyarakat Sumbar, serta beras Setra Ramos (pulen).

Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan, langkah ini juga dimaksudkan untuk mendorong masyarakat agar tidak terpaku pada satu jenis beras saja.

“Kami menyiapkan sekitar 500 kantong beras. Harapannya, program ini bisa sedikit meringankan pengeluaran rumah tangga warga,” kata Andy.

Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh Yudi (48), seorang pedagang asal Koto Tangah. Ia mengaku sangat terbantu karena bisa mendapatkan uang pecahan kecil untuk keperluan kembalian, sekaligus membeli beras dengan harga lebih murah.

“Uang receh itu penting sekali untuk kami pedagang. Tidak menyangka, tukar uang bisa sekalian dapat beras murah, bahkan bonus suvenir. Ini benar-benar membantu,” ujar Yudi.

Selain voucher beras, BI juga membagikan suvenir berupa pouch dan kalender kepada para penukar uang sebagai bentuk apresiasi. Kehadiran layanan tambahan tersebut semakin menambah antusiasme warga yang datang silih berganti sepanjang hari.

Melalui sinergi ini, BI Sumbar dan Bulog tidak hanya berperan dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran dengan memastikan ketersediaan uang layak edar, tetapi juga turut mendukung ketahanan pangan serta menjaga daya beli masyarakat di Sumbar di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. (red)

Baca Juga

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Pasar Raya Padang Mulai 29 Juni, Ini Jalur Alternatifnya
Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Pasar Raya Padang Mulai 29 Juni, Ini Jalur Alternatifnya
Revitalisasi Basement Blok II dan III Pasar Raya Padang Ditargetkan Rampung Empat Bulan
Revitalisasi Basement Blok II dan III Pasar Raya Padang Ditargetkan Rampung Empat Bulan
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai, Basement Blok II dan III Jadi Sasaran Pertama
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai, Basement Blok II dan III Jadi Sasaran Pertama
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pemko Padang Gelontorkan Rp40 Miliar
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pemko Padang Gelontorkan Rp40 Miliar
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pasar Raya Padang Fase VII Jadi Buruan Warga Cari Perlengkapan Sekolah
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pasar Raya Padang Fase VII Jadi Buruan Warga Cari Perlengkapan Sekolah
Inflasi Sumbar Berpotensi Naik Jelang Idul Adha 2026, El Nino Jadi Ancaman
Inflasi Sumbar Berpotensi Naik Jelang Idul Adha 2026, El Nino Jadi Ancaman