Sumbardaily.com – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas belanja perlengkapan sekolah mulai meningkat di Kota Padang. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak adalah Pasar Raya Padang Fase VII.
Gedung yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan modern di kawasan Pasar Raya tersebut ramai dikunjungi warga yang mencari berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari sepatu, seragam, hingga kebutuhan penunjang lainnya. Kondisi bangunan yang bersih, tertata, dan didukung sistem keamanan yang baik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Salah seorang warga yang datang berbelanja, Siska, mengaku sengaja mengunjungi Pasar Raya Padang Fase VII bersama anaknya untuk membeli sepatu sekolah menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, kenyamanan saat berbelanja menjadi salah satu alasan memilih lokasi tersebut. Selain itu, harga yang ditawarkan pedagang dinilai cukup bersaing dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kita berbelanja di sini, tempatnya sangat aman, nyaman, dan harganya murah-murah, terjangkau," ujar Siska, Sabtu (13/6/2026).
Hal senada juga disampaikan Nenni, pengunjung yang datang dari kawasan Lubuk Buaya. Ia menilai Pasar Raya Padang Fase VII memberikan kemudahan bagi masyarakat karena menyediakan berbagai kebutuhan sekolah dalam satu lokasi.
Selain kondisi gedung yang bersih, harga barang yang dijual juga dinilai lebih ekonomis sehingga menjadi pilihan bagi para orang tua yang tengah mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak.
"Bagus, bersih. Harga terjangkau-lah. Harganya lebih ekonomis dan untuk kebutuhan sekolah lengkap," kata Nenni.
Meningkatnya jumlah pengunjung menjelang tahun ajaran baru turut membawa angin segar bagi para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut. Sejumlah toko mulai dipadati calon pembeli yang mencari berbagai perlengkapan sekolah.
Salah satu pedagang di Lantai I Pasar Raya Padang Fase VII, Dira, pemilik Toko Sinar Busana, mengaku siap memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang berburu perlengkapan sekolah.
Ia bahkan memanfaatkan momentum meningkatnya kunjungan pembeli untuk mempromosikan produk yang tersedia di tokonya.
"Bunda-bunda yang cari baju perlengkapan sekolah anaknya, kita ada jual perlengkapan sekolah. Ayo Bunda, belanja ke Fase VII Lantai 1 nama tokonya Sinar Busana," ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan gedung Pasar Raya Padang Fase VII. Penataan kawasan pasar menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dan aktivitas perdagangan.
Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa proses penataan pedagang kaki lima (PKL) maupun toko telah terus dilakukan sejak tahun 2025.
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 620 pedagang kaki lima telah ditempatkan di area basemen dan lapangan. Selain itu, tersedia pula sekitar 70 petak yang berada di kawasan selasar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat yang datang berbelanja.
"Terkait penataan pedagang, saat ini sekitar 620 PKL ditempatkan di basemen dan lapangan serta 70 petak di selasar," jelas Faisal.
Selain penataan pedagang, aspek kebersihan dan keamanan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar, pengelola bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sementara dari sisi keamanan, dukungan diberikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Muhammad Faisal mengungkapkan bahwa tingkat keterisian toko di lantai satu saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Mayoritas petak yang tersedia telah dimanfaatkan oleh pedagang.
"Kondisi sekarang, ini untuk petak toko yang bagian Lantai I itu sudah 90 persen terisi penuh," ungkapnya.
Ke depan, Pemko Padang tidak hanya ingin menjadikan Pasar Raya Padang Fase VII sebagai pusat aktivitas perdagangan. Berbagai program pendukung juga tengah disiapkan untuk meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.
Mulai dari penyelenggaraan hiburan hingga kerja sama dengan pelaku usaha kuliner terkenal dirancang untuk menghadirkan suasana yang lebih hidup dan menarik bagi masyarakat.
Dengan konsep tersebut, Pasar Raya Padang Fase VII diharapkan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga berkembang sebagai destinasi yang dapat dikunjungi masyarakat untuk rekreasi sekaligus bertransaksi.
"Ke depan memang pasar ini tidak sekadar tempat berbelanja saja, kita harapkan juga bisa menjadi tempat wisata dan ada belanjanya," pungkas Faisal.
Dengan semakin dekatnya tahun ajaran baru, Pasar Raya Padang Fase VII diperkirakan akan terus dipadati pengunjung yang mencari berbagai kebutuhan sekolah.
Kelengkapan produk, harga yang terjangkau, serta kondisi pasar yang bersih dan aman menjadi faktor utama yang membuat kawasan ini tetap menjadi pilihan masyarakat Kota Padang. (*)
















