Internet Gratis Masuk Wilayah Blankspot Pasaman, 25 Kejorongan Kini Mulai Terkoneksi

Internet Gratis Masuk Wilayah Blankspot Pasaman, 25 Kejorongan Kini Mulai Terkoneksi

Ilustrasi tower internet. (Foto: Telkomsel)

Sumbardaily.com - Keterisolasian yang selama ini dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah terpencil Kabupaten Pasaman perlahan mulai berkurang.

Jika sebelumnya warga harus menghadapi keterbatasan akses informasi akibat minimnya jaringan internet, kini kondisi tersebut mulai berubah seiring hadirnya program internet gratis untuk daerah 3T dan blankspot.

Selama bertahun-tahun, masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal di Pasaman tidak hanya menghadapi medan geografis yang sulit, tetapi juga keterbatasan konektivitas digital.

Dampaknya terasa pada berbagai sektor, mulai dari pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang berjalan lambat akibat sulitnya akses internet.

Kini, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui program unggulan Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian mulai menghadirkan akses internet gratis di wilayah-wilayah yang sebelumnya belum tersentuh jaringan memadai.

Program tersebut tidak sekadar menghadirkan perangkat jaringan internet di daerah terpencil. Pemerintah daerah menargetkan pemerataan akses informasi dan percepatan pelayanan publik agar masyarakat di wilayah terpencil memiliki kesempatan yang sama dalam menghadapi perkembangan era digital.

Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini masih mengalami blankspot. Kehadiran internet dinilai menjadi kebutuhan penting, terutama dalam mendukung administrasi pemerintahan nagari, layanan pendidikan, hingga fasilitas kesehatan.

Di lapangan, pelaksanaan program dilakukan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman. Tim turun ke berbagai wilayah untuk melakukan peninjauan lokasi, menentukan titik pemasangan perangkat, menyiapkan jaringan, hingga memastikan internet benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Kondisi geografis yang sulit, akses jalan yang terbatas, serta sebaran permukiman warga menjadi hambatan utama dalam proses pemasangan jaringan internet di sejumlah wilayah.

Meski demikian, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Satu per satu wilayah yang sebelumnya mengalami blankspot kini mulai menikmati akses internet gratis.

Kepala Dinas Kominfo Pasaman, Fatrizon, mengatakan pemerintah memprioritaskan wilayah yang selama ini belum memiliki akses internet, terutama kejorongan yang membutuhkan dukungan jaringan untuk pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.

“Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau akses internet, terutama kejorongan yang membutuhkan jaringan untuk pelayanan nagari, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ungkap Fatrizon saat jumpa pers evaluasi satu tahun program unggulan di Media Center Diskominfo Pasaman, Selasa (19/5/2026).

Dalam satu tahun kepemimpinan Welly–Parulian, capaian program internet gratis tersebut disebut mengalami perkembangan signifikan.

Dari total target 42 kejorongan blankspot yang direncanakan mendapatkan akses internet, sebanyak 25 kejorongan telah berhasil terkoneksi jaringan internet gratis.

Tidak hanya berhenti pada titik utama, pengembangan jaringan juga dilakukan ke sejumlah lokasi tambahan sehingga total terdapat 34 titik akses internet gratis yang kini aktif dan beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Pasaman.

Jika dihitung berdasarkan target keseluruhan program, capaian tersebut telah mencapai 59,52 persen.

“Alhamdulillah, hingga saat ini program internet gratis daerah 3T menunjukkan perkembangan sangat baik. Sebanyak 25 kejorongan dari target 42 kejorongan telah berhasil terkoneksi internet gratis dan dikembangkan menjadi 34 titik akses aktif,” jelas Fatrizon.

Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melakukan pendataan wilayah blankspot secara berkelanjutan. Selain itu, dukungan jaringan turut diajukan kepada pemerintah pusat dan Bakti Kominfo guna memperluas cakupan layanan internet di daerah terpencil.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerataan akses digital dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang selama ini belum mendapatkan layanan internet yang memadai.

Manfaat program internet gratis kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai sektor pelayanan publik.

Di kantor-kantor nagari, misalnya, pelayanan administrasi menjadi lebih cepat dibanding sebelumnya. Aparatur pemerintahan desa kini dapat mengakses sistem pemerintahan secara daring tanpa harus mencari lokasi yang memiliki jaringan internet.

Kondisi itu membantu proses pengiriman laporan dan pelayanan administrasi masyarakat menjadi lebih efektif.

Selain pemerintahan, sektor pendidikan juga mulai merasakan dampak positif dari hadirnya jaringan internet di wilayah terpencil.

Guru dan siswa kini lebih mudah mengakses sumber belajar digital yang sebelumnya sulit dijangkau akibat keterbatasan jaringan. Proses pembelajaran disebut menjadi lebih terbuka dan mengikuti perkembangan zaman.

Kehadiran internet juga membantu tenaga pendidik memperoleh referensi tambahan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Tidak hanya pendidikan, fasilitas kesehatan di wilayah 3T Pasaman juga mulai merasakan perubahan signifikan setelah jaringan internet tersedia.

Akses internet membantu petugas kesehatan dalam melakukan pelaporan data pelayanan kesehatan, koordinasi antarpetugas, hingga mendukung layanan bagi ibu hamil, balita, dan kegiatan imunisasi yang membutuhkan komunikasi cepat dan akurat.

Salah seorang petugas kesehatan di Pustu Kotonopan Rao, Kecamatan Rao Utara, Pasaman mengaku pekerjaan kini jauh lebih mudah dibanding sebelumnya.

“Dulu kami harus mencari tempat yang ada jaringan untuk mengirim laporan pelayanan kesehatan. Sekarang pekerjaan jauh lebih cepat dan efektif,” ungkap petugas tersebut.

Perubahan yang terjadi tidak hanya dirasakan pada sektor pelayanan publik. Kehadiran internet gratis juga mulai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Warga kini mulai memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital untuk berjualan secara online. Produk-produk masyarakat dapat dipromosikan lebih luas sehingga menjangkau pelanggan di luar wilayah mereka.

Kemudahan komunikasi juga membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Ani (34), salah seorang warga penerima manfaat program, mengaku internet gratis memberikan dampak besar bagi aktivitasnya.

“Saya sekarang bisa berjualan online dan berkomunikasi lebih mudah. Program ini sangat membantu masyarakat,” ujar Ani.

Program internet gratis tersebut menjadi salah satu langkah awal penting dalam pemerataan akses digital di Kabupaten Pasaman pada masa kepemimpinan Welly Suhery dan H. Parulian.

Dari wilayah yang sebelumnya mengalami blankspot, kini konektivitas mulai terbuka secara bertahap. Kehadiran jaringan internet juga ikut mendorong perubahan dalam pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Perangkat jaringan yang dipasang di berbagai titik kini mulai menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat desa.

Di ruang-ruang kelas, akses internet mulai membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi siswa dan guru. Sementara di tengah masyarakat, konektivitas digital perlahan menghadirkan harapan baru untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperluas akses informasi.

Pemerataan akses internet di wilayah 3T dan blankspot tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Pasaman agar lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi dan siap menghadapi era digital.

Meski masih menyisakan sejumlah wilayah yang belum terjangkau jaringan, progres yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir menunjukkan perubahan yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah terpencil.

Dengan terus berjalannya pengembangan jaringan internet gratis dan dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan semakin banyak wilayah blankspot di Pasaman yang dapat terkoneksi dalam waktu mendatang.

Kehadiran internet di daerah terpencil kini tidak lagi sekadar soal akses komunikasi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pelayanan publik yang lebih cepat, pendidikan yang lebih terbuka, layanan kesehatan yang lebih efektif, dan peluang ekonomi masyarakat yang semakin berkembang. (*)

Baca Juga

Sidang Isbat Zulhijjah 1447 H Digelar Hari Ini, Kemenag Siapkan 88 Titik Pemantauan Hilal
Sidang Isbat Zulhijjah 1447 H Digelar Hari Ini, Kemenag Siapkan 88 Titik Pemantauan Hilal
Evaluasi Haji 2026 Embarkasi Padang: Sinergi Antarinstansi Jadi Kunci Kelancaran
Evaluasi Haji 2026 Embarkasi Padang: Sinergi Antarinstansi Jadi Kunci Kelancaran
Sapi Simental 882 Kg Milik Joni Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden untuk Solok Selatan
Sapi Simental 882 Kg Milik Joni Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden untuk Solok Selatan
Pemilik Abaikan Panggilan, Bangunan Kafe Tanpa PBG di Padang Disegel
Pemilik Abaikan Panggilan, Bangunan Kafe Tanpa PBG di Padang Disegel
Harga Emas Antam Rabu 20 Mei 2026 Naik, Pecahan 1 Gram Sentuh Rp2,887 Juta
Harga Emas Antam Rabu 20 Mei 2026 Naik, Pecahan 1 Gram Sentuh Rp2,887 Juta
RDP Polemik Bangunan Mirip Klenteng di Mandeh Memanas, DPRD Pesisir Selatan dan PPNI Adu Argumen
RDP Polemik Bangunan Mirip Klenteng di Mandeh Memanas, DPRD Pesisir Selatan dan PPNI Adu Argumen