Inovasi Digital Baru, ADAMINDA Jadi Pusat Data Pembangunan Kabupaten Pasaman

Inovasi Digital Baru, ADAMINDA Jadi Pusat Data Pembangunan Kabupaten Pasaman

ransformasi digital di Kabupaten Pasaman memasuki fase baru. Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan aplikasi berbasis Android bernama ADAMINDA atau Akses Data Kompromin Daerah, sebuah platform digital yang dirancang untuk mengintegrasikan data sektoral daerah secara cepat, akurat, dan real-time guna mendukung proses pengambilan kebijakan berbasis data. (Foto: Pemkab Pasaman)

Sumbardaily.com - Transformasi digital di Kabupaten Pasaman memasuki fase baru. Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan aplikasi berbasis Android bernama ADAMINDA atau Akses Data Kompromin Daerah, sebuah platform digital yang dirancang untuk mengintegrasikan data sektoral daerah secara cepat, akurat, dan real-time guna mendukung proses pengambilan kebijakan berbasis data.

Kehadiran ADAMINDA menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memperkuat tata kelola pemerintahan modern. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan dapat diakses melalui perangkat Android, sehingga memudahkan pengguna dalam memperoleh informasi pembangunan daerah kapan saja dan di mana saja.

Peluncuran inovasi digital tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pasaman, Welly Suhery, yang mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sistem pemerintahan berbasis data.

Dalam arahannya pada apel gabungan beberapa waktu lalu, Welly menegaskan pentingnya inovasi di setiap perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Setiap OPD harus mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pemerintahan yang efektif harus didukung oleh data yang akurat dan mudah diakses," tegas Bupati Welly dilansir resmi Rabu (10/6/2026).

ADAMINDA menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan Diskominfo Pasaman selain SAKATO atau Sistem Administrasi Kecamatan Terpadu Online yang sebelumnya telah diterapkan pada bidang teknologi informasi dan e-Government.

Melalui platform tersebut, pengguna dapat melakukan akses, pencarian, pengolahan hingga visualisasi data sektoral daerah secara lebih mudah melalui telepon pintar. Sistem yang dibangun juga memungkinkan data diperbarui secara real-time sehingga informasi yang tersedia selalu relevan untuk kebutuhan perencanaan dan pengambilan keputusan.

Kepala Diskominfo Pasaman, Fatrizon, mengatakan bahwa pengembangan ADAMINDA merupakan bentuk implementasi penguatan program Satu Data Indonesia di tingkat daerah sekaligus mendukung percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurutnya, sebagai Wali Data daerah, Diskominfo memiliki tanggung jawab memastikan seluruh data pembangunan tersedia secara akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.

"Sebagai Wali Data daerah, Diskominfo memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan sebagai dasar utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan. ADAMINDA adalah jawaban atas kebutuhan tersebut," ujar Fatrizon.

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan data. Beberapa di antaranya adalah belum terintegrasinya data antar-OPD, proses pengumpulan informasi yang masih dilakukan secara manual, hingga lamanya waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh data tertentu.

Kondisi tersebut, menurut Fatrizon, berpotensi menghambat proses analisis dan pengambilan keputusan yang membutuhkan data cepat dan akurat.

"Kondisi ini tentu menghambat proses analisis dan pengambilan keputusan. Karena itu, kami merancang sebuah sistem yang mampu mengintegrasikan seluruh data sektoral dalam satu platform yang mudah diakses dan diperbarui secara real-time," katanya.

Melalui ADAMINDA, berbagai sumber data dari perangkat daerah dihimpun dalam satu ekosistem digital terpadu. Sistem tersebut memungkinkan pengguna memperoleh data pembangunan daerah yang telah terverifikasi sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih presisi.

"Data yang cepat, akurat, dan terintegrasi adalah kunci pembangunan masa depan. ADAMINDA hadir untuk memastikan setiap kebijakan lahir dari data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Fatrizon.

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Sektoral (PSS) Diskominfo Pasaman, Asnil SY, menjelaskan bahwa ADAMINDA tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi pengumpulan data, melainkan juga menjadi pusat integrasi informasi pembangunan daerah.

Didampingi Kasi Statistik Sektoral Anafiah, Kasi SDM dan Penguatan Kelembagaan Statistik Sektoral Haryadi, serta Kasi Persandian, Cyber dan Keamanan Informasi Elfi, Asnil menyebut platform tersebut memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai data sektoral yang berasal dari seluruh OPD.

"Platform ini memudahkan pengumpulan data Kompromin dari seluruh OPD, menyimpan data dalam repositori terpusat, menghubungkan data lintas perangkat daerah, sekaligus menyajikan statistik sektoral yang dapat digunakan untuk analisis dan perencanaan pembangunan," jelas Asnil SY.

Ia menambahkan, keberadaan ADAMINDA juga mendukung pemenuhan berbagai kebutuhan dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Selain itu, aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah serta memperkuat penerapan kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy.

Menurut Asnil, pengambilan keputusan yang didukung data valid dan terintegrasi menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya ADAMINDA, Pemerintah Kabupaten Pasaman menunjukkan komitmen untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi sekaligus mempercepat transformasi digital birokrasi. Inovasi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara lebih tepat sasaran.

Selain manfaat strategis yang ditawarkan, pengembangan ADAMINDA juga melalui proses perancangan teknologi yang matang. Tim pengembang aplikasi yang terdiri dari Gani Agustiawan dan Rommy Laharisa mengungkapkan bahwa sejumlah tahapan telah dilakukan sebelum platform tersebut diperkenalkan kepada publik.

Gani Agustiawan menjelaskan bahwa proses pengembangan diawali dengan analisis kebutuhan pengguna, kemudian dilanjutkan dengan perancangan sistem, pengembangan aplikasi, hingga tahap pengujian.

"Pengembangan ADAMINDA dilakukan melalui beberapa tahapan penting, mulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, pengembangan aplikasi, hingga pengujian agar menghasilkan platform yang mudah digunakan dan mampu menjawab kebutuhan pengelolaan data daerah secara terintegrasi," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ADAMINDA dibangun menggunakan teknologi Application Programming Interface (API) yang memungkinkan integrasi data dari berbagai sumber dan perangkat daerah dalam satu platform yang terhubung secara real-time.

Pemanfaatan teknologi API tersebut menjadi komponen utama yang memungkinkan sistem bekerja lebih cepat, fleksibel, dan mudah diakses oleh pengguna.

"ADAMINDA dirancang agar mudah digunakan, memiliki akses yang cepat, serta memberikan manfaat yang nyata bagi OPD maupun masyarakat luas. Dengan teknologi yang terintegrasi, pengguna dapat memperoleh data yang dibutuhkan secara lebih praktis dan akurat," kata Gani.

Lebih lanjut, Gani menyebut ADAMINDA merupakan sistem digital yang dirancang untuk mengelola, mengintegrasikan, serta menyediakan akses terhadap berbagai data daerah Kabupaten Pasaman secara terpadu. Kehadiran platform ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi pembangunan daerah yang mendukung kebutuhan perencanaan maupun evaluasi pembangunan.

Menurutnya, manfaat aplikasi tersebut tidak hanya terbatas pada pengelolaan data, tetapi juga berperan sebagai instrumen penting dalam mempercepat proses pengambilan keputusan di lingkungan pemerintah daerah.

"Melalui ADAMINDA, pemerintah dapat mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat karena didukung oleh data yang valid dan terkini. Di sisi lain, sistem ini juga meningkatkan efisiensi kerja serta transparansi layanan publik kepada masyarakat," jelasnya.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kemudahan akses melalui perangkat Android. Dengan sistem tersebut, pengguna tidak lagi harus melalui proses pencarian data yang panjang dan rumit untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.

"Dengan akses melalui perangkat Android, penggunaan data menjadi lebih cepat, praktis, dan aktual. Informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh kapan saja dan di mana saja sehingga mendukung percepatan pembangunan daerah berbasis data," tutup Gani dan Rommy.

Peluncuran ADAMINDA menjadi penanda semakin kuatnya komitmen Kabupaten Pasaman dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi. Dengan mengandalkan data yang valid, mutakhir, dan mudah diakses, pemerintah daerah berharap proses perencanaan, evaluasi, hingga pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

Baca Juga

Komitmen Keterbukaan Informasi, Pemkab Pasaman Tingkatkan Infrastruktur Digital PPID
Komitmen Keterbukaan Informasi, Pemkab Pasaman Tingkatkan Infrastruktur Digital PPID
Pemerintah Dorong Biaya Internet Lebih Murah untuk Perluas Akses Digital Masyarakat
Pemerintah Dorong Biaya Internet Lebih Murah untuk Perluas Akses Digital Masyarakat
Hari Lahir Pancasila 2026, Bahaya Disinformasi dan Ujaran Kebencian Disorot
Hari Lahir Pancasila 2026, Bahaya Disinformasi dan Ujaran Kebencian Disorot
Kabupaten Pasaman Catat Kemajuan Signifikan, BPS Soroti Penurunan Kemiskinan
Kabupaten Pasaman Catat Kemajuan Signifikan, BPS Soroti Penurunan Kemiskinan
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Turnamen Aia Malanca Cup I Sukses Digelar, Sepak Bola Satukan Masyarakat Pasaman
Turnamen Aia Malanca Cup I Sukses Digelar, Sepak Bola Satukan Masyarakat Pasaman