Penanggulangan Kemiskinan di Agam Dipercepat Melalui Data Terpadu dan Berkualitas

Penanggulangan Kemiskinan di Agam Dipercepat Melalui Data Terpadu dan Berkualitas

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Forum Data Indonesia Kabupaten Agam Tahun 2026 yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Rabu (24/6/2026). (Foto: Pemkab Agam)

Sumbardaily/com - Upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Agam terus diperkuat melalui pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi. Komitmen tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Forum Data Indonesia Kabupaten Agam Tahun 2026 yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com. Rakor menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung program percepatan pengentasan kemiskinan melalui penyediaan data yang berkualitas, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal menegaskan bahwa persoalan kemiskinan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Ia menekankan bahwa kualitas data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan sebuah kebijakan pembangunan. Data yang valid dinilai mampu membantu pemerintah menyusun program yang tepat sasaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaannya.

“Data yang akurat menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Dengan data yang baik, program penanggulangan kemiskinan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Wakil Bupati Agam juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan integrasi data antarlembaga. Langkah tersebut dinilai penting guna menyamakan persepsi serta memperkuat dukungan terhadap berbagai program pengentasan kemiskinan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Agam.

Selain membahas langkah-langkah percepatan penanggulangan kemiskinan, forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat implementasi program Satu Data Indonesia di Kabupaten Agam. Melalui penerapan sistem data yang terstandar dan memiliki interoperabilitas yang baik, seluruh instansi pemerintah diharapkan dapat memanfaatkan data yang sama untuk mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan.

Rakor TKPK dan Forum Data Indonesia Kabupaten Agam Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola data. Dengan dukungan data yang terintegrasi dan berkualitas, pemerintah daerah optimistis upaya penurunan angka kemiskinan dapat berjalan lebih efektif melalui kebijakan yang berbasis data dan terarah.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat serta pemanfaatan data yang akurat, Pemerintah Kabupaten Agam berupaya memastikan setiap program pembangunan dan penanggulangan kemiskinan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

Baca Juga

Inovasi Digital Baru, ADAMINDA Jadi Pusat Data Pembangunan Kabupaten Pasaman
Inovasi Digital Baru, ADAMINDA Jadi Pusat Data Pembangunan Kabupaten Pasaman
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Pemko Padang Dorong Integrasi Data Statistik Sektoral untuk Optimalkan Pembangunan Daerah
Pemko Padang Dorong Integrasi Data Statistik Sektoral untuk Optimalkan Pembangunan Daerah
Dukung Satu Data Indonesia, Wali Nagari Tanah Datar Diminta Tingkatkan Kualitas Data Statistik
Dukung Satu Data Indonesia, Wali Nagari Tanah Datar Diminta Tingkatkan Kualitas Data Statistik
Wujudkan Satu Data, Pemko Padang Siapkan Data Statistik Sektoral
Wujudkan Satu Data, Pemko Padang Siapkan Data Statistik Sektoral
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai, Basement Blok II dan III Jadi Sasaran Pertama
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai, Basement Blok II dan III Jadi Sasaran Pertama