Sumbardaily.com, Padang - Sejumlah program strategis disiapkan untuk mendorong pembangunan merata di Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab).
Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan wilayah pesisir ini tetap mendapat prioritas meski ada penyesuaian anggaran.
Pada tahun 2026 mendatang, berbagai pembangunan fisik akan digarap, mulai dari infrastruktur transportasi, pendidikan hingga penataan lingkungan.
Salah satu yang paling menonjol adalah pembangunan Jembatan Kampung Nangka Pasar Laban senilai Rp7,9 miliar. Jembatan ini diharapkan memperlancar akses masyarakat serta mendukung perekonomian lokal.
Selain itu, juga akan dibangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Bungus Timur dengan anggaran Rp1,6 miliar. Program ini ditargetkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan warga.
Dari sisi mitigasi bencana, pemerintah menyiapkan penguatan tebing dengan batu bronjong di Sungai Pisang sebesar Rp2,5 miliar. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisasi risiko abrasi maupun banjir di daerah pesisir.
Bidang pendidikan juga tak luput dari perhatian. Dua sekolah dasar akan direhabilitasi, yakni SDN 01 Pasar Laban senilai Rp1 miliar dan SDN 05 Jaruai senilai Rp300 juta. Perbaikan fasilitas sekolah ini diharapkan meningkatkan kualitas belajar mengajar.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bungus Barat dan Bungus Timur, Jumat (26/9/2024) malam, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan menghentikan pembangunan.
“Kami tetap berkomitmen menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Padang,” ujarnya.
Tak hanya pembangunan fisik, peningkatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian.
Melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau, pemerintah ingin memakmurkan masjid dengan mendorong kegiatan keagamaan yang sudah ada, seperti Subuh Mubarakah.
Nantinya, kegiatan ini akan dilombakan dengan sistem penghargaan bagi surau yang aktif.
Program Smart Surau diharapkan tak hanya menghidupkan kembali tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan modern.
“Pemerintah hadir memberikan dukungan bagi kegiatan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan iman dan takwa,” kata Fadly.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tak hanya menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga momen introspeksi diri.
Masyarakat diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan deretan program tersebut, Bungus Teluk Kabung diharapkan semakin maju, baik dari segi infrastruktur, pendidikan, maupun kehidupan sosial keagamaan, sehingga tidak tertinggal dari wilayah lain di Kota Padang. (adl)
















