Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempertegas pendekatan berbasis aspirasi dalam program revitalisasi Pasar Raya Padang.
Hal ini terlihat saat Wali Kota, Fadly Amran, melakukan dialog langsung bersama Komunitas Pedagang Pasar (KPP) Kota Padang, Rabu (8/4/2026) siang.
Pertemuan yang berlangsung di sebuah rumah makan tersebut tidak sekadar agenda silaturahmi, melainkan menjadi forum terbuka bagi pedagang untuk menyampaikan kondisi riil yang mereka hadapi di lapangan.
Momentum ini dimanfaatkan Pemko Padang untuk menggali aspirasi sekaligus memperkuat arah kebijakan revitalisasi Pasar Raya.
Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menegaskan bahwa suara pedagang menjadi elemen penting dalam merancang masa depan Pasar Raya sebagai pusat ekonomi kota.
“Kami siap mendengarkan aspirasi dari bapak dan ibu pedagang. Revitalisasi Pasar Raya merupakan program unggulan kami, dan tentu akan dijalankan dengan memperhatikan kebutuhan serta masukan dari para pedagang,” katanya.
Ia menekankan, revitalisasi Pasar Raya Padang bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya menyusun ekosistem perdagangan yang lebih tertata dan berdaya saing.
Dengan pendekatan tersebut, pasar tradisional diharapkan mampu bertransformasi menjadi ruang usaha yang lebih modern tanpa mengabaikan kepentingan pedagang.
Menurutnya, pembenahan Pasar Raya harus menghasilkan dampak langsung terhadap kenyamanan, keamanan, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami ingin Pasar Raya menjadi pusat perdagangan yang lebih baik, aman, dan representatif. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang dan pertumbuhan ekonomi di Kota Padang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPP, Asril Manan, menyambut positif langkah Pemko Padang yang membuka ruang dialog secara langsung.
“Kami sangat berterima kasih atas komitmen Bapak Wali Kota. Revitalisasi Pasar Raya memang sangat kami harapkan, dan semoga dapat segera terealisasi demi kemajuan kita bersama,” ungkap Asril Manan.
Pertemuan ini, katanya, mencerminkan adanya upaya kolaboratif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menentukan arah revitalisasi Pasar Raya Padang.
"Dengan melibatkan Komunitas Pedagang Pasar Raya sejak tahap awal, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan," tuturnya. (*)















