Persaingan Kian Sengit! 15 Nama Berebut Lima Kursi Kepala OPD di Pemko Padang

Persaingan Kian Sengit! 15 Nama Berebut Lima Kursi Kepala OPD di Pemko Padang

Balai Kota Padang. (Foto: Fakhruddin Arrazzi)

Sumbardaily.com - Peta persaingan dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang semakin mengerucut dan menanti keputusan akhir terkait siapa saja yang akan mengisi kursi strategis sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru.

Babak krusial itu ditandai dengan diumumkannya tiga besar kandidat untuk lima jabatan penting melalui pengumuman resmi bernomor 820.072/PANSEL-PDG/2026.

Seleksi ini menjadi momentum penentu setelah para peserta melewati serangkaian tahapan mulai dari administrasi hingga uji kompetensi.

Sorotan utama tertuju pada ketatnya persaingan di sejumlah OPD strategis, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Pada posisi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tiga nama yang masuk dalam daftar kandidat yakni Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, Atos; Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (Kabag Perek-SDA), Indra Noferi; dan Penata Perizinan Ahli Madya Pemko Padang.

Ketiganya dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang relevan, mulai dari pengelolaan sumber daya hingga administrasi pemerintahan.

Peran Bapenda yang vital dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) membuat persaingan di sektor ini menjadi salah satu yang paling diperhatikan.

Sementara itu, perebutan kursi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga tak kalah ketat. Tiga kandidat yang bersaing yakni Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Madya Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar), Harry Fitriadi; Kepala Bagian (Kabag) PBJ Kota Padang, Malvi Hendri serta Kepala Bidang Kawasan Pemukiman (Kabid KP) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Padang, Marzuki.

Latar belakang mereka yang berkutat pada pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan kawasan permukiman menjadi nilai tambah di tengah tuntutan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang di Kota Padang.

Di sektor kepemudaan dan olahraga, dinamika persaingan menghadirkan tiga nama yakni Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kora Padang, Diko Riva Utama; Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Kota Padang, Eka Putra Buhari; serta Sekretaris Dinas Perdagangan (Sekdisdag) Kota Padang, Junie Nursyamza.

Ketiganya merupakan aparatur aktif di lingkungan Pemko Padang, dengan pengalaman yang dinilai mampu mendorong pengembangan generasi muda sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Persaingan juga berlangsung sengit di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Tiga kandidat yang lolos adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penilaian Kompetensi Pemprov Sumbar, Dr Ice Eryora; Camat Padang Barat Pagara; Kabag Protokol dan Komunikasi dan Pimpinan (Kabag Prokopim) Kota Padang, Tommy TRD.

Pengalaman di bidang komunikasi publik, pemerintahan, hingga protokol pimpinan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan keterbukaan informasi publik.

Adapun di Dinas Perdagangan, tiga nama yang bersaing yakni Camat Koto Tangah, Fizan Setiawan; Sekretaris Bapenda Kota Padang, Fuji Astomi; dan Kabag Kerjasama (Kerma) Kota Padang, Otto Sarbi MT Damanik.

Jabatan ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi barang di Kota Padang.

Dengan mengerucutnya kandidat di lima OPD tersebut, tahapan seleksi kini memasuki fase penentu. Seluruh peserta yang masuk tiga besar diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan di rumah sakit pemerintah, dengan batas waktu penyerahan hasil paling lambat Senin (27/4/2026).

“Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” demikian ditegaskan dalam pengumuman resmi tersebut.

Tahapan ini menjadi pintu akhir sebelum keputusan final diambil. Wali Kota Padang, Fadly Amran nantinya akan memilih satu nama dari masing-masing tiga besar yang telah direkomendasikan oleh panitia seleksi.

Proses seleksi yang berlangsung kompetitif dan berbasis merit diharapkan mampu menghasilkan pejabat yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan kota ke depan.

Dengan komposisi kandidat yang dinilai kuat di masing-masing bidang, keputusan akhir akan sangat menentukan arah kebijakan dan kinerja OPD di masa mendatang. (adl)

Baca Juga

Beda Nasib Anak Hilang di Sumbar: Satu Ditemukan, Dua Lainnya Masih Misterius
Beda Nasib Anak Hilang di Sumbar: Satu Ditemukan, Dua Lainnya Masih Misterius
Padang jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial, Ini Dampaknya bagi Warga
Padang jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial, Ini Dampaknya bagi Warga
Cuaca Sumbar 24-26 April 2026, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Cuaca Sumbar 24-26 April 2026, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Kepala Lapas Padang Berganti, Ronaldo Devinci Talesa Resmi Gantikan Junaidi Rison
Kepala Lapas Padang Berganti, Ronaldo Devinci Talesa Resmi Gantikan Junaidi Rison
Kisah Haru ASN Padang Naik Haji, Penantian 13 Tahun Terbayar
Kisah Haru ASN Padang Naik Haji, Penantian 13 Tahun Terbayar
ASN Diminta untuk Mengubah Pola Pikir dan Gaya Kerja di Tengah Perubahan Zaman
ASN Diminta untuk Mengubah Pola Pikir dan Gaya Kerja di Tengah Perubahan Zaman