Petani Kota Solok Terima Bantuan Perbaikan Sawah, Dorong Pemulihan Pascabencana

Petani Kota Solok Terima Bantuan Perbaikan Sawah, Dorong Pemulihan Pascabencana

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (01/05/2026). (Foto: Pemko Solok)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Solok mulai mempercepat pemulihan sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan rehabilitasi lahan sawah kepada kelompok tani yang terdampak banjir.

Bantuan ini menjadi langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas pertanian yang sempat terganggu akibat bencana alam.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (01/05/2026). Program ini bersumber dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang difokuskan pada lahan sawah yang mengalami kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Solok Ramdhani Kirana Putra menegaskan pentingnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Ia menyebut, pemulihan lahan menjadi prioritas agar petani bisa kembali beraktivitas secara normal.

“Pertanian merupakan sektor strategis yang menjadi sumber penghidupan banyak masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya hadir membantu para petani agar dapat kembali mengolah lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Wali Kota.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, atas dukungan terhadap petani di Kota Solok. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Di sisi lain, kelompok tani penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka berharap proses rehabilitasi lahan dapat segera direalisasikan sehingga kegiatan bercocok tanam bisa kembali berjalan optimal.

Dengan adanya bantuan ini, para petani optimistis hasil panen ke depan akan meningkat. Selain itu, langkah ini juga dinilai sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program rehabilitasi lahan sawah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Solok pascabencana banjir. (*)

Baca Juga

Produksi Padi Pessel Baru 160 Ribu Ton, Masih Kejar Target 193 Ribu Ton Tahun Ini
Produksi Padi Pessel Baru 160 Ribu Ton, Masih Kejar Target 193 Ribu Ton Tahun Ini
Keltan Asa Barokah Agam Kembangkan 2 Hektare Cabai Kopay dengan Bantuan APBN
Keltan Asa Barokah Agam Kembangkan 2 Hektare Cabai Kopay dengan Bantuan APBN
Tekan Inflasi, ASN Payakumbuh Mulai Tanam Cabai dan Bawang Merah di Kantor
Tekan Inflasi, ASN Payakumbuh Mulai Tanam Cabai dan Bawang Merah di Kantor
Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan, Unand Dorong Penguatan Hutan Nagari Lewat Perdagangan Karbon
Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan, Unand Dorong Penguatan Hutan Nagari Lewat Perdagangan Karbon
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Pasaman Barat Sepakati Luasan LP2B, Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Pasaman Barat Sepakati Luasan LP2B, Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian