Sumbardaily.com – Perbaikan Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I di Kabupaten Dharmasraya menunjukkan progres signifikan. Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan, ruas jalan sepanjang 3,8 kilometer tersebut kini kembali mulus dengan tingkat penyelesaian pekerjaan yang telah mencapai lebih dari 90 persen. Proyek ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya di bawah kepemimpinan Annisa Suci Ramadhani dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.
Ruas Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I merupakan salah satu jalan kabupaten yang memiliki mobilitas tinggi. Selain melayani arus lalu lintas masyarakat, jalan tersebut menjadi akses utama menuju kawasan permukiman, sekolah, pusat perdagangan, hingga area pertanian dan perkebunan di Kecamatan Sitiung beserta wilayah sekitarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, didampingi Kepala Bidang Bina Marga Willy Kurniawan, menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut telah lama menjadi perhatian pemerintah daerah karena kondisinya yang rusak dan memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.
Dalam keterangannya di Pulau Punjung, Kamis (2/7/2026), Willy Kurniawan mengatakan kerusakan yang berlangsung cukup lama membuat ruas jalan tersebut mendapat perhatian khusus dari Bupati Annisa Suci Ramadhani sehingga diprioritaskan dalam program pembangunan tahun ini.
"Ruas ini sudah cukup lama tidak mendapat penanganan. Karena menjadi salah satu jalan kabupaten dengan lalu lintas yang padat dan berada di kawasan permukiman, Ibu Bupati memberikan perhatian khusus agar ruas ini menjadi prioritas pembangunan tahun ini," ujar Willy.
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pengaspalan, kontraktor terlebih dahulu mengerjakan rekonstruksi pada puluhan titik yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, pekerjaan juga meliputi recycling (recing) pada tujuh titik serta patching (pecing) di puluhan titik lainnya yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan badan jalan.
Menurut Willy, seluruh tahapan tersebut dilakukan agar hasil rehabilitasi tidak hanya memberikan permukaan jalan yang lebih baik, tetapi juga memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
"Saat ini kondisi jalan sudah kembali menghitam dan progres pekerjaan telah mencapai di atas 90 persen. Tinggal penyelesaian beberapa item pekerjaan agar hasilnya benar-benar sesuai spesifikasi teknis," jelasnya.
Perbaikan ruas jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas terealisasinya pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan warga.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Ketika musim kemarau, debu yang beterbangan mengganggu warga dan pelaku usaha. Sebaliknya, saat musim hujan, genangan air di badan jalan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
"Selama ini masyarakat sangat mendambakan perbaikan jalan ini. Ketika musim kemarau, debu yang ditimbulkan sangat mengganggu aktivitas warga dan pelaku usaha. Sebaliknya, saat musim hujan banyak genangan air yang membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Alhamdulillah, kini jalan sudah jauh lebih baik dan nyaman dilalui," ujar Ali Amran.
Menurutnya, keberadaan Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I memiliki posisi yang sangat strategis karena menghubungkan kawasan permukiman dengan Blok B Sitiung I yang merupakan salah satu pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi paling ramai di Kecamatan Sitiung.
Ia menilai perbaikan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani beserta jajaran Dinas PUPR yang telah merealisasikan pembangunan ini. Perbaikan jalan ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga akan memperlancar aktivitas perdagangan, distribusi barang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Selain mengerjakan Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I, Pemkab Dharmasraya juga tengah melaksanakan rehabilitasi sejumlah ruas jalan lainnya. Di antaranya Jalan samping gedung lama RSUD Sungai Dareh sepanjang 900 meter, Jalan Pulau Punjung–Lubuk Bulang sepanjang 6,2 kilometer, serta Jalan Sungai Rumbai–Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer.
Pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada ruas jalan. Pemkab Dharmasraya juga terus melanjutkan pembangunan Jembatan Batang Mimpi, Jembatan Sungai Pinang, dan Jembatan Sungai Duo sebagai bagian dari program peningkatan konektivitas wilayah.
Seluruh pekerjaan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari program pembangunan daerah pada Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran sekitar Rp63,6 miliar. Melalui percepatan pembangunan jalan dan jembatan, pemerintah daerah berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, serta konektivitas antarwilayah di Kabupaten Dharmasraya semakin baik. (*)
















