Pemkab Dharmasraya Percepat Infrastruktur, Jalan Marga Makmur–SP 3 Dibangun 1,5 Kilometer

Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya memilih langkah kolaboratif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah. Bersama PT Bina Pratama Sakato Jaya (PT Bina), pemerintah daerah mulai membangun jalan hotmix sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan Marga Makmur dengan SP 3 di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh.

Kolaborasi tersebut menjadi strategi agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih layak. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, panjang ruas jalan yang dapat dibangun meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan apabila proyek tersebut hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam skema kerja sama yang disepakati, PT Bina Pratama Sakato Jaya bertanggung jawab mengerjakan pembangunan lapisan pondasi berupa agregat B dan agregat A sesuai spesifikasi teknis yang telah disusun oleh konsultan teknis. Setelah pekerjaan tersebut selesai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya akan melakukan penilaian teknis sebagai dasar pelaksanaan tahap pengaspalan menggunakan anggaran pemerintah daerah.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengatakan kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di tengah kondisi fiskal yang terbatas.

Menurut Annisa, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan langkah yang perlu terus diperkuat agar pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

"Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi solusi agar pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran, kita harus mampu membangun sinergi untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Annisa, dikutip Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah mengalokasikan dana sebesar Rp3,96 miliar melalui APBD untuk pembangunan ruas jalan Marga Makmur–SP 3. Namun, apabila seluruh pekerjaan mulai dari pembangunan lapisan pondasi hingga pengaspalan sepenuhnya dibiayai menggunakan APBD, panjang jalan yang mampu dibangun diperkirakan hanya mencapai sekitar 800 meter.

Dengan adanya dukungan dari PT Bina melalui skema CSR, panjang jalan yang dapat dibangun meningkat menjadi 1.500 meter.

"Dengan adanya kolaborasi ini, panjang jalan yang dapat dibangun meningkat menjadi 1.500 meter. Artinya manfaat yang diterima masyarakat menjadi hampir dua kali lipat dibandingkan jika hanya mengandalkan APBD," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, menjelaskan bahwa pekerjaan yang menjadi tanggung jawab PT Bina telah dimulai sejak Mei 2026.

Menurutnya, proses pembangunan saat ini masih terus berlangsung dan ditargetkan penyelesaian lapisan agregat A dapat dirampungkan pada Juli 2026.

Zakirman mengatakan, setelah seluruh pekerjaan lapisan A selesai, Dinas PUPR akan melakukan penilaian teknis untuk memastikan kualitas dan kelayakan ruas jalan sebelum memasuki tahap berikutnya.

"Setelah pekerjaan lapisan A selesai, akan dilakukan penilaian teknis untuk memastikan kelayakan ruas jalan tersebut sebelum memasuki tahap pengaspalan. Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan melaksanakan proses lelang pekerjaan pengaspalan yang diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang," jelasnya di Pulau Punjung, Kamis (25/06/2026).

Di sisi lain, Pimpinan PT Bina Pratama Sakato Jaya, Hendra N. Husni, menyatakan pihaknya menyambut positif ajakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk berpartisipasi dalam pembangunan ruas jalan tersebut.

Menurut Hendra, program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus wujud tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Ia menjelaskan, usulan pembangunan jalan tersebut berawal dari penyampaian aspirasi melalui Wali Nagari Taratak Tinggi yang kemudian diteruskan kepada Bupati Dharmasraya.

"Usulan pembangunan jalan ini disampaikan melalui Wali Nagari Taratak Tinggi dan diteruskan kepada Ibu Bupati Dharmasraya. Kami melihat jalan ini juga merupakan akses menuju perusahaan yang digunakan bersama oleh masyarakat, sehingga sudah sepatutnya kami ikut berkontribusi dalam pembangunannya," ujar Hendra.

Ia menambahkan, PT Bina siap melanjutkan kerja sama secara bertahap guna mendukung penyelesaian pembangunan ruas jalan poros sepanjang 13 kilometer yang menjadi jalur utama masyarakat di kawasan tersebut.

Apresiasi terhadap kolaborasi tersebut juga disampaikan Wali Nagari Taratak Tinggi, Debita Darni Sumarja. Atas nama masyarakat, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dharmasraya dan PT Bina Pratama Sakato Jaya karena pembangunan jalan yang selama ini dinantikan akhirnya dapat direalisasikan.

Menurut Debita, ruas jalan Marga Makmur–SP 3 memiliki peran penting sebagai urat nadi aktivitas masyarakat karena menghubungkan berbagai kebutuhan, mulai dari pelayanan administrasi pemerintahan, kegiatan ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Ia mengatakan, ratusan warga memanfaatkan jalan tersebut setiap hari sehingga peningkatan kualitas infrastruktur menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

"Ratusan warga melintasi jalan ini setiap hari. Karena itu pembangunan ruas jalan ini sangat dinantikan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati dan PT Bina yang telah berkolaborasi mewujudkan harapan masyarakat," ujarnya didampingi Kepala LPM Saprian Tomas.

Pembangunan jalan hotmix ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Nagari Taratak Tinggi dan kawasan sekitarnya. Melalui sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha, pembangunan yang sebelumnya dibatasi kemampuan anggaran kini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dengan manfaat yang lebih besar.

Pembangunan ruas jalan Marga Makmur–SP 3 juga menjadi bagian dari lima titik pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemkab Dharmasraya dan program CSR perusahaan. Empat titik lainnya meliputi pembangunan jalan Koto Gadang yang dikerjakan oleh lima perusahaan, jalan Wonotiung–Koto Salak (DSL), Bukit Hujan, TKA, serta jalan Sinamar yang dilaksanakan oleh KUD setempat. (*)

Baca Juga

Pemkab Dharmasraya Perkuat Pencegahan Stunting, Ibu Hamil dan Menyusui Terima Bantuan Rp3 Juta
Pemkab Dharmasraya Perkuat Pencegahan Stunting, Ibu Hamil dan Menyusui Terima Bantuan Rp3 Juta
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Dharmasraya Salurkan 14 Traktor dan 96 Ton Benih Padi
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Dharmasraya Salurkan 14 Traktor dan 96 Ton Benih Padi
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Dharmasraya Ajak Nahdlatul Ulama Bangun Daerah
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Dharmasraya Ajak Nahdlatul Ulama Bangun Daerah
Pemkab Dharmasraya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Belanda vs Swedia, Ada Bazaar UMKM dan Live Music
Pemkab Dharmasraya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Belanda vs Swedia, Ada Bazaar UMKM dan Live Music
Jembatan Armco Nagari Lubuk Karak Diresmikan, Akhiri Risiko Pelajar Menyeberangi Batang Siraho
Jembatan Armco Nagari Lubuk Karak Diresmikan, Akhiri Risiko Pelajar Menyeberangi Batang Siraho
Road to Police Woman Run 2026 di Dharmasraya Diikuti Ribuan Peserta, Bupati Annisa Ikut Lari
Road to Police Woman Run 2026 di Dharmasraya Diikuti Ribuan Peserta, Bupati Annisa Ikut Lari