KAI Divre II Sumbar Wajibkan Petugas Operasional Periksa Kesehatan Rutin Demi Keselamatan Perjalanan

KAI Divre II Sumbar Wajibkan Petugas Operasional Periksa Kesehatan Rutin Demi Keselamatan Perjalanan

Petugas operasional KAI Divre II Sumbar memerika kesehatan secara rutin sebelum menjalankan tugas. (Foto: Dok Humas KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) menerapkan protokol ketat dalam pemeriksaan kesehatan awak sarana perkeretaapian (ASP) sebelum bertugas.

Kebijakan ini mencakup seluruh petugas operasional termasuk masinis, asisten masinis, kondektur, Polsuska, teknisi kereta api, dan security.

Kepala Hubungan Masyarakat KAI Divre II Sumbar, M. As'ad Habibuddin, dalam keterangan persnya pada Kamis (24/10/2024), menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan ini.

"Kami memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman melalui pemeriksaan kesehatan rutin ASP sebelum bertugas," ujarnya.

Prosedur pemeriksaan meliputi anamnesis untuk mengevaluasi kesiapan petugas bertugas, pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah dan nadi, serta tes laboratorium sederhana yang mencakup tes alkohol, gula darah, dan saturasi oksigen.

Hingga September 2024, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan total 12.179 perjalanan kereta api, terdiri dari 7.336 KA penumpang dan 4.843 KA barang.

"Data ini menunjukkan besarnya tanggung jawab petugas KAI dalam menjaga konsistensi keselamatan perjalanan," tegas As'ad.

Untuk mengakomodasi pemeriksaan kesehatan, KAI Divre II Sumbar menyediakan fasilitas di empat stasiun strategis: Stasiun Padang, Indarung, Naras, dan Kayu Tanam.

Selain pemeriksaan harian, perusahaan juga menyelenggarakan medical check-up dan tes narkoba berkala sebagai bagian dari komitmen menghadirkan SDM berkualitas. Inovasi digital juga diterapkan melalui platform Safety Railway Information (SRI).

"Platform ini memungkinkan pegawai melaporkan potensi bahaya secara real-time, sehingga tindakan pencegahan dapat segera dilakukan," jelas As'ad.

Digitalisasi melalui SRI merupakan langkah strategis KAI dalam meningkatkan keselamatan operasional. Sistem ini memungkinkan deteksi dan respons cepat terhadap potensi bahaya, menjadikan proses pelaporan lebih efektif dan efisien.

"Melalui SRI, setiap pegawai dapat segera melaporkan kondisi mencurigakan untuk meminimalkan risiko dan mengoptimalkan keselamatan. Bagi KAI, keamanan dan keselamatan pelanggan serta seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kereta api adalah prioritas utama," tutup As'ad.

Implementasi sistem pemeriksaan kesehatan komprehensif ini menegaskan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menjamin keselamatan transportasi publik dan menghadirkan layanan prima bagi masyarakat. (red)

Baca Juga

Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Publik Inklusif, Pelanggan Berkebutuhan Khusus jadi Prioritas
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
205 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Saat Libur Sekolah 2026 di Sumbar
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal
Kepala KAI Divre II Sumbar bersama jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, dan Tim Keselamatan Kantor Pusat KAI mengikuti Rapat Safety Committee Perdana Juli 2026 di Ruang Rapat Buya Hamka sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Upaya KAI Divre II Sumbar Kejar Nol Kejadian dan Insiden