Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akan langsung menghadapi dua lawan berat pada awal kompetisi BRI Super League 2025/2026. Sesuai jadwal resmi yang dirilis I League, tim berjuluk Kabau Sirah dijadwalkan berhadapan dengan Persib Bandung dan Dewa United Banten FC, dua tim papan atas klasemen akhir musim lalu.
Pada pekan pertama, anak asuh Eduardo Almeida akan melawat ke markas Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (9/8/2025), dengan waktu kickoff pukul 15.30 WIB. Laga ini akan menjadi ujian awal bagi Semen Padang yang bertekad menampilkan performa lebih stabil dibanding musim sebelumnya.
Selang sepekan, giliran Dewa United yang akan menyambangi Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Jumat (15/8/2025). Laga kandang tersebut juga akan dimulai pada pukul 15.30 WIB.
Dua laga awal ini menjadi momen penting sekaligus ujian berat. Berdasarkan catatan musim lalu, Semen Padang memiliki rekor kurang mengesankan saat menghadapi kedua tim tersebut. Saat bertemu Persib di Bandung, mereka sempat menahan imbang 1-1. Namun saat menjamu Persib di Padang, Kabau Sirah justru harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4.
Kondisi lebih buruk terjadi saat melawan Dewa United. Semen Padang harus menanggung kekalahan menyakitkan 1-8 di kandang sendiri, dan kalah 0-6 saat laga tandang. Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Eduardo Almeida dan skuadnya agar tidak mengulangi hasil serupa.
Para pendukung Kabau Sirah tentu berharap tim kebanggaannya tidak mengulangi tren buruk seperti pada awal musim BRI Liga 1 2024/2025. Saat itu, Semen Padang juga mengalami dua kekalahan beruntun—tumbang 1-3 dari Borneo FC saat bermain di Padang dan kalah 0-2 dari Bali United FC dalam laga tandang.
Menghadapi musim baru, tim pelatih bergerak cepat untuk membenahi kekurangan. Saat ini, Semen Padang FC tengah menjalani pemusatan latihan di Malaysia. Selain fokus pada peningkatan fisik dan taktik, tim juga dijadwalkan menggelar beberapa laga uji coba guna mengasah kesiapan menjelang kompetisi resmi.
Dengan persiapan lebih matang, Semen Padang berharap bisa tampil lebih kompetitif dan memberikan kejutan, termasuk saat menghadapi dua tim teratas di awal musim. Kekuatan baru, strategi yang diperbarui, dan semangat membalas kekalahan musim lalu menjadi motivasi utama menghadapi awal liga yang penuh tekanan. (pooke)
















