Sumbardaily.com - Kapal cepat Mentawai Fast dilaporkan terdampar di kawasan pintu masuk Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) petang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ketika wilayah Kota Padang diguyur hujan deras yang disertai angin kencang.
Kapal Mentawai Fast tersebut diketahui tengah membawa penumpang dari arah Kepulauan Mentawai menuju Padang. Kondisi kapal disebut cukup padat karena dipenuhi penumpang yang hendak tiba di Muaro Padang.
Informasi mengenai kapal yang terdampar tersebut beredar saat kondisi cuaca di kawasan perairan Padang mengalami perubahan. Hujan deras dan hembusan angin kencang membuat proses kapal memasuki kawasan pelabuhan menjadi lebih sulit.
Kapal kemudian dilaporkan mengalami kondisi terdampar di sekitar pintu masuk Muaro Padang. Posisi tersebut merupakan kawasan yang menjadi akses kapal penumpang menuju pelabuhan di pusat Kota Padang.
Belum diketahui secara pasti apakah seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dari kapal maupun apakah terdapat penumpang yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Kondisi kapal dan penyebab teknis kapal sampai terdampar juga masih memerlukan informasi resmi dari pihak terkait.
Cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam aktivitas pelayaran menuju maupun dari Kepulauan Mentawai.
Data cuaca maritim BMKG untuk rute Mentawai Fast Padang-Siberut juga menunjukkan adanya informasi mengenai kondisi angin dan arus di jalur pelayaran tersebut.
Kapal Mentawai Fast merupakan salah satu moda transportasi laut yang menghubungkan Kota Padang dengan Kepulauan Mentawai.
Aktivitas pelayaran melalui Muaro Padang menjadi bagian penting bagi mobilitas masyarakat Mentawai, termasuk penumpang yang melakukan perjalanan untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, perdagangan maupun aktivitas lainnya.
Kondisi kapal yang penuh penumpang saat mengalami gangguan akibat cuaca tersebut menjadi perhatian, terutama karena kejadian berlangsung pada sore hari ketika hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Padang.
Hingga berita ini dirampungkan, belum ada keterangan resmi yang diperoleh terkait jumlah pasti penumpang yang berada di atas kapal, kondisi seluruh penumpang, serta langkah penanganan yang dilakukan setelah kapal mengalami kondisi terdampar. (*)
















