Sumbardaily.com - Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 tahun dimanfaatkan Kantor SAR Mentawai sebagai ajang menguji ketahanan fisik sekaligus kemampuan kerja sama tim melalui renang estafet sejauh 81 kilometer.
Kegiatan yang digelar pada tanggal 8 hingga 13 Agustus 2026 tersebut diikuti tujuh personel rescuer Kantor SAR Mentawai. Mereka secara bergantian menempuh jarak perairan dengan total capaian 81,1 kilometer.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikaitkan dengan angka HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain menyambut dan memeriahkan hari kemerdekaan, kegiatan itu dirancang untuk memberikan pengalaman fisik dan kerja sama yang relevan dengan tugas rescuer di lapangan.
"Kami melaksanakan renang estafet sejauh 81 kilometer sesuai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia," katanya, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Benteng, renang estafet tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan dalam rangka menyambut HUT RI ke-81. Ada tujuan pembinaan personel yang ingin dicapai, terutama dalam membangun kekompakan di antara para perenang.
Tujuh rescuer yang terlibat dituntut untuk menjaga daya tahan tubuh sekaligus membangun koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.
Kondisi tersebut dinilai penting karena kemampuan fisik dan kerja sama tim menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
"Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini juga untuk melatih kerjasama tim, antara semua perenang yang terdiri dari tujuh orang, melatih daya tahan tubuh dan meningkatkan kemampuan personel," katanya.
Benteng menegaskan, latihan melalui renang tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan tugas utama rescuer.
Dalam operasi SAR, personel dapat menghadapi situasi kedaruratan di berbagai medan, termasuk kondisi yang berlangsung di perairan.
"Kegiatan ini tak lepas dari tujuan utama rescuer untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan pada kondisi kedaruratan, salah satunya kondisi kedaruratan di perairan," ujarnya.
Karena itu, kemampuan berenang dan daya tahan fisik menjadi salah satu aspek yang perlu terus diasah. Melalui kegiatan tersebut, personel Kantor SAR Mentawai mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan fisiknya dalam kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari.
"Kegiatan ini melatih daya tahan, kemampuan fisik mumpuni personel ketika melakukan operasi SAR," ucapnya.
Pelaksanaan renang estafet dimulai pada Sabtu (8/8/2026). Pada pukul 08.00 WIB, kegiatan diawali dengan pelepasan dan penyerahan Bendera Merah Putih kepada para perenang.
Pada hari pertama, tujuh personel tersebut menyelesaikan jarak tempuh 12,1 kilometer dan kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WIB.
Hari kedua, Minggu (9/8/2026), renang estafet kembali dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 16.30 WIB. Jarak yang ditempuh mencapai 14 kilometer.
Kemudian pada Senin (10/8/2026), pelaksanaan hari ketiga kembali berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Pada hari tersebut, jarak yang berhasil ditempuh perenang mencapai 10,7 kilometer.
Tantangan berlanjut pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 16.30 WIB. Jarak tempuh pada hari keempat tercatat 15,2 kilometer.
Pada Rabu (12/8/2026), para perenang kembali menjalani estafet. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 16.30 WIB. Jarak yang dicapai pada hari kelima menjadi salah satu yang terpanjang, yakni 18,1 kilometer.
Hari terakhir pelaksanaan berlangsung pada Kamis (13/8/2026). Renang dimulai pukul 08.00 WIB dan baru selesai pada pukul 17.30 WIB. Pada hari keenam, jarak yang ditempuh tercatat 10,01 kilometer.
Setelah seluruh rangkaian selesai, pada pukul 17.30 WIB dilakukan penutupan kegiatan Renang Estafet 81 kilometer.
Jika seluruh capaian harian dijumlahkan, yakni 12,1 kilometer pada hari pertama, 14 kilometer pada hari kedua, 10,7 kilometer pada hari ketiga, 15,2 kilometer pada hari keempat, 18,1 kilometer pada hari kelima, serta 10,01 kilometer pada hari keenam, total jarak yang berhasil diselesaikan mencapai 81,1 kilometer.
Tantangan renang estafet tersebut diikuti tujuh personel rescuer Kantor SAR Mentawai. Para peserta memiliki rentang usia 19 hingga 25 tahun.
Ketujuh personel tersebut terdiri atas Muhammad Ariq Muzaki (20), Zaiful Bakriadi (22), Edison Sahputra (24), Shapa Riansyah (19), Willy Samori (23), Yuzo Widyno (25) serta Ferdi Pradana (23).
"Kegiatan ini tak berhenti hanya di sini, tetapi memberikan peluang, memberikan ruang kepada setiap personel untuk memberikan ide-ide ke setiap personel Kantor SAR Mentawai, misalnya pada HUT Basarnas di Februari 2027 dan event besar nasional lainnya," kata Benteng.
Kepala Kantor SAR Mentawai menyatakan dukungan terhadap berbagai gagasan baru yang dinilai membangun dan dapat direalisasikan.
"Ide-ide yang sifatnya baru dan membangun kami dukung dan semoga bisa direalisasikan," tuturnya. (*)
















