Universal Coverage Jamsostek Kota Padang Ditargetkan Naik hingga 88%

Universal Coverage Jamsostek Kota Padang Ditargetkan Naik hingga 88%

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat Kota Padang masih memerlukan perhatian serius.

Meski Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan telah mencapai 99,04 persen, Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di kota ini baru menyentuh angka 44 persen.

Kesenjangan tersebut menjadi perhatian utama dalam acara Optimalisasi Universal Coverage Jamsostek melalui Skema Keagenan BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan bersama PT Danko Manggala Utama di Padang, Senin (11/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree H Algama, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan.

"Masih ada potensi besar untuk memberikan edukasi terkait pentingnya BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat," ujarnya saat membuka acara tersebut.

Andree mengajak masyarakat untuk melihat nilai manfaat BPJS Ketenagakerjaan dari perspektif yang lebih luas, bukan sekadar nominal iuran. Ia mengilustrasikan dengan pengalamannya semasa menjabat sebagai lurah.

"Ketika ada peningkatan iuran guru ngaji, muncul pertentangan di masyarakat. Padahal naiknya cuma 4 ribu. Tapi, ketika harga rokok naik, biasa saja," tuturnya.

Dalam upaya peningkatan cakupan kepesertaan, Pemkot Padang menunjuk PT Danko Manggala Utama sebagai wadah pengelola PERISAI (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dalam perekrutan agen BPJS Ketenagakerjaan.

"Keagenan menjadi ujung tombak dalam memperluas jangkauan pemahaman masyarakat terkait manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Dengan dukungan PT Danko Manggala Utama, saya optimis tahun depan UCJ di Kota Padang bisa mencapai 88 persen," tegas Andree.

M. Syahrul, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, mengungkapkan data terkini kepesertaan di Kota Padang. Dari total 227.000 tenaga kerja sektor formal, baru 104.000 orang yang terdaftar sebagai peserta.

Sementara di sektor informal, dari 199.000 tenaga kerja, baru 13.000 orang yang bergabung.

"Kota Padang sudah memiliki Peraturan Wali Kota yang mengatur perusahaan penerima upah maupun bukan penerima upah. Ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Acara tersebut juga ditandai dengan penyerahan santunan jaminan kematian kepada dua orang penerima manfaat. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Damko Utama Manggala dengan PT Hidayah Sulthon Travel Umroh.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat Kota Padang akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus mempercepat pencapaian target Universal Coverage Jamsostek di tahun 2025. (red)

Baca Juga

Penyintas Bencana Batu Busuak Padang Tempati Hunsela, Akhiri Masa Mengungsi Berbulan-bulan
Penyintas Bencana Batu Busuak Padang Tempati Hunsela, Akhiri Masa Mengungsi Berbulan-bulan
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi