Sumbardaily.com, Padang - Sebuah terobosan teknologi pengolahan sampah berbasis sistem pirolisis gasifikasi menjadi sorotan dalam pertemuan antara Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree H Algamar, dengan Presiden Direktur PT Indopower Internasional, Prof Harun Al Rosyid.
Pertemuan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu malam (16/10/2024), membahas potensi penerapan teknologi Advance Waste System (AWS) di Kota Padang.
AWS, sebuah inovasi karya anak bangsa, hadir sebagai mesin pemusnah sampah canggih yang mengintegrasikan teknologi pirolisis gasifikasi dengan sistem konversi limbah lanjutan.
Keunggulan utama mesin ini terletak pada kemampuannya mengolah ratusan ton sampah per hari tanpa menghasilkan limbah atau emisi, berkat sistem pendinginan berbasis air.
"Terobosan AWS sangat relevan dengan upaya transisi menuju energi ramah lingkungan. Teknologi ini tidak hanya menawarkan solusi untuk permasalahan sampah di TPA, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kota Padang," ungkap Andree.
Andree juga menegaskan bahwa implementasi AWS sejalan dengan visi Pemko Padang dalam mewujudkan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
"Teknologi ini mendukung komitmen kami dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim," ujarnya.
Kesuksesan teknologi AWS telah terbukti dengan penggunaannya di 60 lokasi di Indonesia dan penetrasi pasar internasional, termasuk Filipina, Nepal, dan Jepang.
Bahkan, Jepang baru-baru ini memesan AWS tipe 50 yang mampu mengolah hingga 10 ton sampah per hari.
Prof Harun Al Rosyid menekankan komitmen perusahaannya dalam mengembangkan teknologi ramah lingkungan.
"AWS merupakan manifestasi dedikasi kami dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sistem ini mengolah berbagai jenis sampah, baik kering maupun basah, tanpa mencemari udara atau tanah, sekaligus menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan kembali," jelasnya.
Menurut Harun, inovasi AWS diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
"Kami berharap teknologi ini menjadi solusi komprehensif untuk permasalahan sampah, tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global," tambahnya.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemko Padang, termasuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, Kepala Bappeda Yenni Yuliza, dan Camat Padang Barat Pagara.
Kunjungan ini membuka prospek kerja sama antara Pemko Padang dan PT Indopower Internasional untuk menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan zero waste yang ditawarkan AWS, Kota Padang optimis dapat mengatasi tantangan pengelolaan sampah sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan. (red)
















