Tangkal Banjir Bandang, Kementerian PU Bangun 5 Sabo Dam di Tanah Datar

Tangkal Banjir Bandang, Kementerian PU Bangun 5 Sabo Dam di Tanah Datar

Pembangunan sabo dam di Tanah Datar (Foto: Kominfo Tanah Datar)

Sumbardaily.com – Kekhawatiran masyarakat Tanah Datar terhadap ancaman banjir bandang atau galodo mulai mendapat jawaban konkret. Kementerian PU resmi memulai pembangunan Sabo Dam di kawasan Sungai Jambu, Selasa (3/3/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana di wilayah yang terdampak erupsi Gunung Marapi pada 2024 lalu.

Pembangunan Sabo Dam di Tanah Datar menjadi proyek yang telah lama dinantikan warga. Selama ini, ancaman galodo kerap menghantui sejumlah kawasan, terutama wilayah yang dilintasi aliran sungai berhulu dari Gunung Marapi. Dimulainya proyek ini disambut lega oleh masyarakat.

“Sudah lama kami menunggu realisasi pembangunan ini. Alhamdulillah akhirnya terwujud,” ujar seorang warga yang hadir saat groundbreaking.

Tindak Lanjut Pasca Erupsi Marapi 2024

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sabo Dam bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat dari risiko kebencanaan.

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut konkret atas bencana erupsi Gunung Marapi pada 2024 yang berdampak pada meningkatnya potensi banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar), termasuk Tanah Datar.

“Pembangunan Sabo Dam ini adalah awal dari bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan keamanan masyarakat dari risiko kebencanaan. Ini merupakan tindak lanjut dari bencana erupsi Gunung Marapi tahun 2024 lalu,” ujar Dody Hanggodo.

Secara keseluruhan, pemerintah merencanakan pembangunan 56 unit Sabo Dam di Sumatera Barat. Infrastruktur tersebut akan tersebar di 23 sungai yang berhulu dari Gunung Marapi. Proyek besar ini dirancang dalam empat tahap pembangunan yang berlangsung mulai 2025 hingga 2030.

Menteri PU juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar seluruh proses berjalan lancar dan tepat waktu.

Tanah Datar Dapat 5 Sabo Dam dan 1 River Training

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan hasil komunikasi intensif dan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan.

Ia mengakui bahwa berbagai kritik yang selama ini muncul di tengah masyarakat menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan percepatan pembangunan, khususnya dalam aspek mitigasi bencana.

“Kritik yang membangun menjadi cambuk bagi saya untuk terus berusaha agar pembangunan di Tanah Datar berjalan dengan baik. Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat,” kata Eka Putra.

Di Kabupaten Tanah Datar sendiri, Kementerian PU akan membangun lima unit Sabo Dam dan satu unit Series River Training. Lokasi pembangunan tersebar di tiga aliran sungai, yakni tiga unit di Batang Lona, dua unit di Batang Anai, serta satu Series River Training di Batang Pagu-pagu.

Keseriusan Pemerintah Pusat

Sebelum groundbreaking dilakukan, Menteri PU Dody Hanggodo tercatat beberapa kali mengunjungi Tanah Datar. Selain meninjau lokasi pembangunan Sabo Dam di Sungai Jambu, ia juga melihat kondisi jalan provinsi yang mengalami kerusakan, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat, Pasar Batusangkar, hingga Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Gombak.

Bahkan dalam tahun ini, Dody telah dua kali menginap di Luhak Nan Tuo. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat dalam memastikan program pembangunan di daerah berjalan optimal.

Harapan Warga Tanah Datar

Dimulainya pembangunan enam unit infrastruktur pengendali aliran sungai tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat. Dengan hadirnya Sabo Dam, risiko banjir bandang atau galodo diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi mitigasi bencana jangka panjang di Tanah Datar. Pemerintah pusat dan daerah kini dihadapkan pada tanggung jawab untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara nyata.

Dengan proyek yang dirancang hingga 2030, pembangunan Sabo Dam di Tanah Datar menjadi simbol kolaborasi antara Kementerian PU, pemerintah daerah, serta dukungan DPR RI dalam memperkuat sistem mitigasi bencana di Sumbar. (*)

Baca Juga

Remaja Aktif Ikut Subuh Mubarakah di Padang Berpeluang Dapat Hadiah Umrah Bersama Orang Tua
Remaja Aktif Ikut Subuh Mubarakah di Padang Berpeluang Dapat Hadiah Umrah Bersama Orang Tua
Momen Langka di Rutan Padang, Warga Binaan Bisa Buka Puasa Bersama Keluarga
Momen Langka di Rutan Padang, Warga Binaan Bisa Buka Puasa Bersama Keluarga
Kabar Baik untuk Warga! Tarif Trans Padang dan Angkot Tetap Normal Selama Idul Fitri
Kabar Baik untuk Warga! Tarif Trans Padang dan Angkot Tetap Normal Selama Idul Fitri
Ombudsman: Batalnya Pelantikan KPID Sumbar Bukti Koordinasi Birokrasi Pemprov Bermasalah
Ombudsman: Batalnya Pelantikan KPID Sumbar Bukti Koordinasi Birokrasi Pemprov Bermasalah
Fadli Zon: Jejak Rahmah El Yunusiyyah Harus Dikenal Generasi Muda
Fadli Zon: Jejak Rahmah El Yunusiyyah Harus Dikenal Generasi Muda
Kebakaran Rumah di Air Tawar Padang Bukan Insiden Biasa, Polisi: Anak Bakar Ibu Angkat
Kebakaran Rumah di Air Tawar Padang Bukan Insiden Biasa, Polisi: Anak Bakar Ibu Angkat