Sosialisasi Perda Lingkungan Hidup, DPRD Sumbar Ajak Warga Awasi Illegal Logging

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Suharjono, sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, Senin (17/5/2023).

Pada kesempatan tersebut, politisi Demokrat itu mengajak masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan mengingat Pasaman merupakan kabupaten yang rawan bencana.

“Beberapa daerah di Pasaman baru-baru ini dilanda banjir bandang, terakhir pada pemukiman masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Beringin yang memiliki muara ke Batang Lasi,” kata Suharjono.

Suharjono mengungkap, salah satu pemicu seringnya terjadi banjir bandang di Pasaman adalah maraknya pembalakan liar ataubillegal Logging.

Aktivitas ini sudah sangat meresahkan dan mengancam stabilitas lingkungan hidup. Jadi sekarang banyak hutan yang ada di Pasaman gundul, sehingga fungsinya sebagai penahan air tidak maksimal.

“Jadi kita berharap sinergisitas masyarakat dengan unsur terkait untuk mengatisipasi kegiatan illegal Logging, tegas Suharjono.

Baca Juga:

Percepat Pembersihan Material Longsor di Agam, Mahyeldi Tambah 10 Alat Berat

Di sisi lain yang menjadi perhatiannya adalah minimnya sarana pembuangan sampah di Kecamatan Rao Selatan, lebih kurang 40 ribu penduduknya bingung kemana untuk membuang sampah, kerana hingga sekarang tidak ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di daerah tersebut.

“Kita akan mencarikan solusinya dengan  pemerintah provinsi agar pengelolaan sampah berjalan optimal,” ungkap Suharjono.

Pada kesempatan itu sosialisasi perda Suharjono dihadiri oleh lima wali nagari dan Camat Rao Selatan, tidak hanya itu, sejumlah kepala jorong juga ikut dalam kesempatan tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sumbar juga hadir, seluruh pemangku adat dan masyarakat setempat juga ikut dalam kegiatan itu.

Suharjono menjelaskan, tujuan dari Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup secara garis besar adalah untuk mencapai keselarasan antara hubungan manusia dengan lingkungan sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya.

Tidak hanya itu, perda itu juga menjaga  terkendalinya pemanfaatan sumber daya secara bijaksana. (*)

Baca Juga

Tujuh Buku Guspardi Gaus Resmi Diluncurkan, Fadly Amran: Inspirasi bagi Generasi Muda
Tujuh Buku Guspardi Gaus Resmi Diluncurkan, Fadly Amran: Inspirasi bagi Generasi Muda
Satgas TBS Kelapa Sawit Dibentuk, Pesisir Selatan Dorong Hubungan Petani dan Perusahaan Lebih Sehat
Satgas TBS Kelapa Sawit Dibentuk, Pesisir Selatan Dorong Hubungan Petani dan Perusahaan Lebih Sehat
Buron Berbulan-bulan, Anggota DPRD Sumbar Beny Saswin Nasrun Ditangkap dalam Kasus Korupsi Rp34 Miliar
Buron Berbulan-bulan, Anggota DPRD Sumbar Beny Saswin Nasrun Ditangkap dalam Kasus Korupsi Rp34 Miliar
Soroti LGBT di Sumbar, Tim Ahli DPRD Kaji Perda Penyelenggaraan Ketenteraman Masyarakat
Soroti LGBT di Sumbar, Tim Ahli DPRD Kaji Perda Penyelenggaraan Ketenteraman Masyarakat
Heboh Bangunan Mirip Kelenteng di Mandeh, DPRD Sumbar Minta Hormati Kearifan Lokal
Heboh Bangunan Mirip Kelenteng di Mandeh, DPRD Sumbar Minta Hormati Kearifan Lokal
DPRD Sumbar Setujui Penguatan Modal Jamkrida, Akses Pembiayaan UMKM Makin Terbuka
DPRD Sumbar Setujui Penguatan Modal Jamkrida, Akses Pembiayaan UMKM Makin Terbuka