Percepat Pembersihan Material Longsor di Agam, Mahyeldi Tambah 10 Alat Berat

Percepat Pembersihan Material Longsor di Agam, Mahyeldi Tambah 10 Alat Berat

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi terparah terdampak bencana longsor banjir bandang di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (16/7/2023).

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meminta instansi terkait untuk menambah alat berat untuk membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan di Kabupaten Agam.

Permintaan itu disampaikan Mahyeldi saat meninjau lokasi terparah terdampak bencana longsor banjir bandang di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (16/7/2023).

Menurut Mahyeldi, pihaknya telah menginstruksikan instansi terkait untuk menambah sebanyak 10 unit alat berat, sehingga pembersihan material longsor serta pohon tumbang bisa segera terselesaikan.

“Kita akan segera menambah alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor karena besarnya bebatuan dan tanah yang menimbun badan jalan dan lainnya,” kata Mahyeldi dalam keterangannya dikutip Senin (17/7/2023).

Saat meninjau lokasi terparah terdampak bencana di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Mahyeldi harus mengunakan speedboat Bujang 9 milik Pemerintah Kabupaten Agam yang menjadi sarana utama untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi akibat longsor.

Ikut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Kepala BPBD Agam Edi Busti, Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat, dan pejabat daerah lain.

Di lokasi terdampak bencana, Mahyeldi berdialog dengan warga korban bencana yang menceritakan longsor dan banjir bandang itu disebabkan curah hujan yang tinggi.

Baca Juga:

Atasi Persoalan PPDB Online, Gubernur Sumbar Minta Kemendikbud Ristek Tambah Rombel SMA

Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Kalau dilihat kondisi saat ini, kita mengingatkan masyarakat selalu waspada, dan berharap masyarakat untuk bersabar atas musibah yang dihadapi,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Agam Edi Busti mengatakan, Pemkab Agam telah mempersiapkan posko penanggulangan bencana di Muko-Muko, Nagari Koto Malintang.

Di sisi lain, untuk pembersihan difokuskan untuk membuka segera akses jalan.

“Kita berharap pembersihan material longsor segera tuntas yang masyarakat dapat menjalani kehidupan mereka sehari-hari,” kata Edi. (*)

Baca Juga

Irigasi Banda Gadang Solok Rusak, Pemprov Sumbar Kucurkan Anggaran Rp2 Miliar
Irigasi Banda Gadang Solok Rusak, Pemprov Sumbar Kucurkan Anggaran Rp2 Miliar
Kapal Pesiar Prancis Bersandar di Mentawai, Ratusan Wisatawan Mancanegara Tertarik Wisata Budaya
Kapal Pesiar Prancis Bersandar di Mentawai, Ratusan Wisatawan Mancanegara Tertarik Wisata Budaya
Minang Halal Fest 2026 Jadi Motor Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar, Mahyeldi: Potensi Kita Besar
Minang Halal Fest 2026 Jadi Motor Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar, Mahyeldi: Potensi Kita Besar
Warga Miskin Baru Pascabencana di Sumbar Bisa Masuk Penerima PKH dan PBI
Warga Miskin Baru Pascabencana di Sumbar Bisa Masuk Penerima PKH dan PBI
Perkuat Konektivitas Pedesaan, Sumbar Diminta Ajukan Data Kebutuhan Jembatan Gantung
Perkuat Konektivitas Pedesaan, Sumbar Diminta Ajukan Data Kebutuhan Jembatan Gantung
Empat Daerah di Sumbar Masih Darurat Pascabencana, Mendagri Minta Penanganan Intensif
Empat Daerah di Sumbar Masih Darurat Pascabencana, Mendagri Minta Penanganan Intensif