BNPB Turun Langsung Petakan Kebutuhan Penanganan Pasca Banjir Padang

Sestama BNPB Rustian bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau wilayah terdampak banjir di Lapau Munggu, Kuranji, Padang.

Sestama BNPB, Rustian didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir meninjau kawasan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, yang terdampak banjir, Selasa (4/8/2026) siang. (Dok. Diskominfo)

Sumbardaily.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) siang kembali menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Banjir terjadi di beberapa kawasan, termasuk Kecamatan Kuranji, Nanggalo dan Koto Tangah, dengan dampak berupa rumah warga yang terendam hingga fasilitas pendidikan yang dipenuhi lumpur.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian turun langsung ke salah satu wilayah terdampak untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan bencana.

Rustian didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir meninjau kawasan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, pada Selasa (4/8/2026) siang.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah yang terdampak banjir bandang setelah hujan deras mengguyur Kota Padang.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton dan Camat Kuranji, Rozaldi Rosman.

Maigus mengatakan, hujan deras yang berlangsung sejak Senin telah menyebabkan banjir di sejumlah kawasan Kota Padang. Kecamatan Kuranji menjadi salah satu wilayah yang terdampak, selain Kecamatan Nanggalo dan Koto Tangah.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya terlihat dari genangan yang masuk ke rumah warga. Sejumlah fasilitas pendidikan juga terdampak karena dipenuhi lumpur. Selain itu, banjir turut menyebabkan kerusakan pada beberapa infrastruktur.

Situasi tersebut membuat penanganan pasca bencana menjadi kebutuhan yang harus segera dilakukan. Pemerintah Kota (Pemko) Padang berharap dukungan pemerintah pusat melalui BNPB dapat membantu mempercepat penanganan dampak bencana, baik dalam tahap tanggap darurat maupun pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Wawako Maigus Nasir secara khusus meminta dukungan BNPB untuk penanganan bencana yang terjadi di Kota Padang. Ia juga menyinggung proses rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025.

"Kami mohon bantuan dari Pak Sestama BNPB agar dapat mendukung penanganan bencana di Kota Padang. Kami juga berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang ditangani pemerintah pusat akibat bencana hidrometeorologi November 2025 dapat dipercepat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya," harapnya.

Permintaan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan bencana di Padang tidak hanya berkaitan dengan dampak banjir yang baru terjadi.

Pemko Padang juga mendorong agar proses pemulihan dari bencana hidrometeorologi November 2025 yang ditangani pemerintah pusat dapat segera dipercepat.

Sementara itu, Rustian menjelaskan kedatangannya ke Kota Padang bukan sekadar untuk melihat kondisi wilayah yang terdampak.

BNPB juga melakukan pemetaan terhadap kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan bencana di lapangan.

Ia ingin mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi wilayah terdampak. Informasi dari lapangan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan untuk menginventarisasi kebutuhan penanganan.

"Kami akan menginventarisasi kebutuhan di lapangan dan mengkoordinasikannya lebih lanjut agar proses penanganan maupun pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan baik. BNPB akan terus bersinergi dengan Pemko Padang dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana," imbuhnya. (*)

Baca Juga

Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menandatangani pembaruan LoI dan MoU kerjasama Sister City Padang-Hildesheim di Balai Kota Padang.
38 Tahun Bersahabat, Padang-Hildesheim Kini Bidik Restorasi Sungai Batang Arau
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang.
Banjir Hantam Infrastruktur Pauh, Jembatan Kalawi dan Sejumlah Fasilitas jadi Sasaran Pemulihan
Delapan Titik Bencana di Padang Pariaman, Kerugian Sementara Capai Rp3 Miliar
Delapan Titik Bencana di Padang Pariaman, Kerugian Sementara Capai Rp3 Miliar
Tim TRC PUPR Kota Padang melakukan penggalian sedimen dan pembersihan material lumpur pasca banjir di salah satu lokasi terdampak.
Hujan Deras Picu Genangan di Padang, Penggalian Sedimen jadi Fokus Penanganan Pasca Banjir
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau SMP Negeri 41 Padang yang terdampak banjir pada Selasa 4 Agustus 2026.
92 Sekolah di Padang Terdampak Banjir, Pembersihan Ditargetkan Rampung Dua Hari
Petugas Perumda Air Minum Kota Padang melakukan penanganan terhadap gangguan intake air baku setelah sejumlah titik tertimbun material banjir pasca hujan deras.
Empat Intake Air Minum Padang Tertimbun Material Banjir Pasca Hujan Deras, Distribusi Terganggu