Pertamina Siapkan SPBUN di Galang Baru Batam, Layani Kebutuhan Energi 1.632 Kapal Nelayan

Panel Barus meninjau calon lokasi SPBUN di Kelurahan Galang Baru, Batam, untuk mendukung akses BBM bagi nelayan.

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus melakukan kunjungan ke calon lokasi SPBUN di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam. (Dok. PPN Sumbagut)

Sumbardaily.com - Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mulai memasuki tahap evaluasi calon lokasi.

Fasilitas tersebut diproyeksikan tidak hanya mendekatkan akses bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem usaha perikanan yang terhubung dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, meninjau langsung calon lokasi SPBUN pada Senin (21/9/2026) siang.

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus menilai sejumlah aspek yang dibutuhkan dalam rencana pengembangan fasilitas pengisian bahan bakar bagi masyarakat pesisir.

Berdasarkan evaluasi awal, calon lokasi SPBUN berada sekitar 200 meter dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) atau Kampung Nelayan.

Posisi tersebut dinilai memiliki potensi untuk menunjang kebutuhan energi sekitar 1.632 kapal nelayan.

Peninjauan turut mencakup kesiapan lahan, akses distribusi BBM, serta infrastruktur pendukung yang menghubungkan lokasi dengan aktivitas masyarakat nelayan.

Pengembangan SPBUN Galang Baru dirancang sebagai bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

Konsep yang dikembangkan menempatkan SPBUN berdampingan dengan KDKMP, sehingga akses energi dapat terhubung dengan sejumlah kebutuhan lain dalam kegiatan usaha perikanan.

“SPBUN diharapkan dapat hadir berdampingan dengan KDMP dan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem usaha nelayan yang semakin terintegrasi. Di dalam ekosistem tersebut terdapat berbagai kebutuhan penunjang aktivitas perikanan, mulai dari akses energi bagi kapal nelayan, produksi es, cold storage, hingga pengelolaan air bersih yang saling mendukung produktivitas masyarakat pesisir,” ujar Panel.

Melalui konsep tersebut, fasilitas penunjang sektor perikanan diharapkan dapat dikembangkan dalam satu ekosistem usaha.

Kebutuhan bahan bakar kapal, penyediaan es, penyimpanan hasil perikanan melalui cold storage, dan pengelolaan air bersih menjadi bagian dari komponen yang dirancang untuk saling mendukung kegiatan produktif masyarakat pesisir.

Selain penyediaan fasilitas penunjang, pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan untuk memanfaatkan sumber energi yang lebih berkelanjutan.

Salah satu opsi yang disebutkan ialah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi primer bagi berbagai fasilitas dalam ekosistem usaha nelayan.

Dalam rencana ini, Pertamina Patra Niaga berfokus pada penyediaan akses BBM melalui SPBUN.

Peran tersebut sejalan dengan upaya perusahaan untuk mendekatkan layanan energi dengan aktivitas produktif masyarakat, khususnya nelayan yang membutuhkan bahan bakar untuk mendukung kegiatan melaut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung proses evaluasi calon SPBUN Galang Baru.

Dukungan itu tetap mempertimbangkan berbagai persyaratan teknis dan operasional yang harus dipenuhi sebelum rencana pengembangan dilanjutkan.

“Regional Sumbagut siap mendukung proses evaluasi calon SPBUN Galang Baru dengan tetap memperhatikan kesiapan lokasi, aspek keselamatan, akses distribusi, serta pemenuhan ketentuan yang berlaku,” kata Fahrougi.

Menurutnya, keberadaan SPBUN diharapkan dapat memberikan kemudahan akses BBM bagi nelayan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas melaut.

Kehadiran fasilitas energi yang terintegrasi dengan sarana pendukung lainnya diharapkan dapat memberi manfaat bagi produktivitas dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir di Galang Baru.

“Kehadiran SPBUN diharapkan dapat semakin mendekatkan akses BBM bagi nelayan dan mendukung kelancaran aktivitas melaut. Dengan keberadaan berbagai fasilitas penunjang yang saling berdampingan dalam satu ekosistem, manfaat yang dihadirkan diharapkan dapat mendukung produktivitas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Galang Baru,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut selanjutnya akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari proses mendukung rencana pengembangan SPBUN Galang Baru, termasuk pembahasan berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan lokasi dan operasional.

Seluruh tahapan pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Pertamina menegaskan bahwa proses tersebut tetap mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan operasional.

Dengan demikian, rencana SPBUN tidak hanya diarahkan pada penyediaan akses BBM, tetapi juga pada pengembangan fasilitas pendukung yang dapat memperkuat aktivitas ekonomi nelayan di wilayah pesisir Batam. (*)

Baca Juga

Gelombang 4 Meter Berpeluang Terjadi di Mentawai, Nelayan Diminta Waspada
Gelombang 4 Meter Berpeluang Terjadi di Mentawai, Nelayan Diminta Waspada
Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumbar, Berlaku 12 September
Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumbar, Berlaku 12 September
Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi Bersama Polda dan Pemprov Sumbar
Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi Bersama Polda dan Pemprov Sumbar
Nelayan Katapiang Titip Harapan ke DPR RI, dari Kapal 5 GT hingga Mesin Tempel
Nelayan Katapiang Titip Harapan ke DPR RI, dari Kapal 5 GT hingga Mesin Tempel
Kelangkaan Solar Sumbar Dilaporkan Langsung ke Danantara, Pemprov Minta Akses Data BBM
Kelangkaan Solar Sumbar Dilaporkan Langsung ke Danantara, Pemprov Minta Akses Data BBM
Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumbar, Basarnas Minta Nelayan Utamakan Keselamatan
Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumbar, Basarnas Minta Nelayan Utamakan Keselamatan