Pria Lansia di Tanah Datar Meninggal Ditendang Sapi Kurban, Begini Kronologinya

Pria Lansia di Tanah Datar Meninggal Ditendang Sapi Kurban, Begini Kronologinya

Ilustrasi ditendang sapi kurban (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Tanah Datar – Perayaan Idul Adha 2025 di Kabupaten Tanah Datar, diwarnai tragedi yang memilukan. Seorang lansia bernama Jakfar (80 tahun) dari Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, kehilangan nyawa setelah diserang sapi kurban yang hendak disembelih pada Sabtu (7/6/2025).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban yang berprofesi sebagai tukang potong di Musala Jannatul Firdaus Jorong Dalam Nagari ini mengalami kecelakaan fatal saat menjalankan tugasnya dalam ritual penyembelihan hewan kurban.

Wali Nagari Barulak, Azisman, memberikan keterangan detail mengenai kronologi kejadian yang terjadi sekitar pukul 09.20 WIB tersebut. Menurut penjelasannya, insiden bermula ketika korban sedang mempersiapkan penyembelihan sapi kurban yang kedua.

"Sapi langsung menyeruduk wajah dan menginjak dada korban. Almarhum sudah biasa menyembelih kurban setiap tahun, ini kejadian di luar dugaan," ungkap Azisman.

Azisman menjelaskan bahwa kejadian tidak terduga ini terjadi ketika hewan kurban tiba-tiba berhasil melepaskan diri dari ikatan tali pengikat. Sapi tersebut kemudian mengamuk dan menyerang korban yang sedang berada dalam jarak dekat untuk melakukan proses penyembelihan.

Menyaksikan kejadian tersebut, warga yang berada di lokasi Musala Jannatul Firdaus segera bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada korban. Jakfar langsung dilarikan ke rumah sakit yang berada di Kota Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Meskipun telah mendapat perawatan di fasilitas kesehatan, kondisi korban tidak dapat diselamatkan. Jakfar akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat luka-luka serius yang dideritanya dari serangan sapi kurban tersebut.

Terkait proses pemakaman, Wali Nagari Azisman menyampaikan bahwa jenazah almarhum telah dimakamkan di Nagari Barulak. Lokasi pemakaman dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa tempat tersebut merupakan kampung halaman istri dan tempat tinggal anak-anak korban.

"Almarhum merupakan sumando di Barulak dan juga seorang penghulu di kampung asalnya, Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Setelah kesepakatan keluarga, almarhum dimakamkan di tanah milik adiknya di Barulak," tambahnya.

Tragedi ini telah mengguncang masyarakat Nagari Barulak, mengingat korban dikenal sebagai sosok yang berpengalaman dalam melakukan penyembelihan hewan kurban. Keahlian yang telah dimilikinya selama bertahun-tahun membuat kejadian ini benar-benar di luar perkiraan warga. (red)

Baca Juga

Beasiswa Solok Go International Buka Jalan 3 Mahasiswa Belajar ke Luar Negeri
Beasiswa Solok Go International Buka Jalan 3 Mahasiswa Belajar ke Luar Negeri
Hotspot Sumatera Naik, Sumsel Tembus 116 Titik Saat Karhutla Menguat
Hotspot Sumatera Naik, Sumsel Tembus 116 Titik Saat Karhutla Menguat
Pengendara Motor Ditusuk Sopir Angkot di Padang, Gara-gara Selisih Paham di Jalan
Pengendara Motor Ditusuk Sopir Angkot di Padang, Gara-gara Selisih Paham di Jalan
Gajah Zidan TMSBK Bukittinggi Agresif Sejak 2022, Pawang Cedera hingga Gajah Lia Ikut Diserang
Gajah Zidan TMSBK Bukittinggi Agresif Sejak 2022, Pawang Cedera hingga Gajah Lia Ikut Diserang
Unand Perkuat Hilirisasi Inovasi, 1.344 Publikasi Scopus hingga 10 Produk Dikomersialisasikan
Unand Perkuat Hilirisasi Inovasi, 1.344 Publikasi Scopus hingga 10 Produk Dikomersialisasikan
Wabup Tanah Datar Soroti Mentalitas Warga: Dari Pola Asuh hingga Ancaman Narkoba
Wabup Tanah Datar Soroti Mentalitas Warga: Dari Pola Asuh hingga Ancaman Narkoba