Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terima delegasi dari Dewan Bisnis AS-ASEAN atau US-ASEAN Business Council, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Dalam pertemuan itu, para delegasi mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah memberi kemudahan berusaha. Sehingga usaha mereka di Indonesia tetap berjalan meski dalam kondisi pandemi.
“Itu dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi kita 5,4 persen dan inflasi di bawah 5 persen,” kata Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden Jokowi pada pertemuan itu.
Presiden Jokowi juga mengundang para delegasi untuk menanamkan modal dalam energi dan industri hijau yang kini menjadi perhatian Pemerintah Indonesia.
Baca Juga:
Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3% di Tahun 2023
Soal Mafia Tanah, Jokowi: Kalau Masih Ada Gebuk!
Di samping itu, juga mengajak delegasi untuk berinvestasi di sektor lain seperti kesehatan dan digital.
Selanjutnya Bahlil menjelaskan bahwa dalam pertemuan juga dibahas mengenai langkah proaktif yang diambil apabila terjadi masalah teknis di lapangan.
Menurut Bahlil, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan melakukan langkah komprehensif untuk menjaga kondisi investasi lebih baik.
“Bapak Presiden juga mengapresiasi investasi Amerika Serikat di Indonesia yang makin baik. Sekarang dalam data kami sudah nomor empat setelah Tiongkok,” sebut Bahlil. (red)
















