Polsek Koto Baru Sita 2 Jerigen Tuak dan 15 Botol Miras dalam Operasi Pekat Singgalang

Sumbardaily.com, Dharmasraya - Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Singgalang 2025 pada Sabtu (28/2/2025).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto Baru, Inspektur Satu (Iptu) Alfurqan, berhasil menyita sejumlah minuman keras (miras) dan tuak ilegal yang beredar di wilayah tersebut.

Operasi pemberantasan penyakit masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Nomor: STR/25/II/OPS.1.3./2025 tertanggal 18 Februari 2025 tentang Rencana Garis Besar Operasi Pekat Singgalang 2025.

Kegiatan ini juga diperkuat dengan Surat Perintah Tugas Nomor: Sp.Gas/21/II/OPS.1.3./2025 yang dikeluarkan pada 24 Februari 2025.

Dalam operasi yang digelar di beberapa titik di Kecamatan Koto Baru, petugas kepolisian berhasil mengamankan berbagai jenis minuman beralkohol tanpa izin edar.

Barang bukti yang disita meliputi dua jerigen berisi tuak, delapan botol minuman Anggur Merah, serta tujuh botol minuman keras merek Api.

"Operasi ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang meresahkan," ungkap Iptu Alfurqan saat ditemui di lokasi operasi.

Kapolsek Koto Baru juga menegaskan bahwa Operasi Pekat Singgalang 2025 akan terus dilakukan secara berkala sebagai wujud komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal dan berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dharmasraya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ikhwan, menekankan bahwa upaya pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk penertiban minuman keras ilegal, menjadi salah satu program prioritas di bawah kepemimpinannya.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting demi mewujudkan Dharmasraya yang aman, nyaman, dan bebas dari penyakit masyarakat," kata AKBP Ikhwan.

Operasi Pekat Singgalang 2025 ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, terutama menjelang berbagai event nasional dan daerah.

Selain miras dan tuak ilegal, operasi ini juga menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya seperti perjudian, prostitusi, dan narkotika yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum ini dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan melalui saluran resmi kepolisian atau melalui tokoh masyarakat setempat. (red)

Baca Juga

Rekap Penertiban Judi Togel, Polresta Padang Ungkap Deretan Pelaku Usia Paruh Baya
Rekap Penertiban Judi Togel, Polresta Padang Ungkap Deretan Pelaku Usia Paruh Baya
Operasi Pekat Singgalang 2026, Polresta Padang Tangkap Pelaku Judi Togel di Warung Jati Adabiah
Operasi Pekat Singgalang 2026, Polresta Padang Tangkap Pelaku Judi Togel di Warung Jati Adabiah
Digerebek Saat Ramadan, Dua Pria Gaek di Padang Diduga Terlibat Judi Togel
Digerebek Saat Ramadan, Dua Pria Gaek di Padang Diduga Terlibat Judi Togel
Operasi Pekat Singgalang 2026, Dua Jambret dan 50 Preman Diamankan di Padang
Operasi Pekat Singgalang 2026, Dua Jambret dan 50 Preman Diamankan di Padang
Premanisme jadi Target Operasi Pekat Singgalang 2026 di Pasar Raya Padang, 50 Orang Diamankan
Premanisme jadi Target Operasi Pekat Singgalang 2026 di Pasar Raya Padang, 50 Orang Diamankan
Memburu Judi Online: Tim Macan Marapi Bekuk Dua Pelaku di Kafe
Memburu Judi Online: Tim Macan Marapi Bekuk Dua Pelaku di Kafe