Pemulihan Jalan Lembah Anai Dipercepat, HKI Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas

Pemulihan Jalan Lembah Anai Dipercepat, HKI Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas

Kendaraan roda empat melewati jalur Lembah Anai saat uji coba open traffic pascaputus akibat bencana banjir bandang pada Jumat (28/11/2025). (Foto: HKI)

Sumbardaily.com, Padang – Pemulihan akses Jalan Lembah Anai di Sumatra Barat (Sumbar) terus menunjukkan perkembangan. Setelah terdampak banjir dan tanah longsor, ruas Padang Panjang–Sicincin atau Jalan Padang–Bukittinggi via Lembah Anai kini memasuki tahap uji coba pembukaan akses kendaraan roda empat.

Proses ini merupakan bagian dari penanganan darurat yang dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) usai ditunjuk oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar.

Sejak penugasan tersebut, HKI mempercepat pekerjaan penanganan di lapangan guna memastikan konektivitas kembali pulih secara bertahap. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan dilaksanakannya uji coba open traffic untuk kendaraan roda dua pada 8 Desember 2025.

Selanjutnya, pada Selasa (16/12/2025), uji coba open traffic diperluas untuk kendaraan roda empat, yang dijadwalkan berlangsung hingga 21 Desember 2025.

Pelaksanaan uji coba ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta dan didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin.

Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti menegaskan bahwa percepatan penanganan dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia di lapangan. Ia menekankan bahwa kecepatan pemulihan tetap dibarengi dengan perhatian terhadap mutu pekerjaan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan upaya penanganan yang terbaik di akses Lembah Anai dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan,” ujar Aji, dalam keterangannya dikutip Rabu (17/12/2025).

Selain fokus pada pemulihan jalan, HKI bersama Hutama Karya juga menyalurkan bantuan logistik sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat bencana banjir di Sumbar.

Bantuan tersebut diserahkan di posko BPBD Agam pada Senin (15/12/2025) dan meliputi toilet portable, genset, pampers bayi dan dewasa, serta toren. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Informasi mengenai pembukaan uji coba akses kendaraan roda empat sebelumnya disampaikan oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra. Pengumuman tersebut dilakukan setelah tahapan assessment di Jalan Lembah Anai pada Senin (15/12/2025), untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta aspek keselamatan bagi pengendara.

“Dengan ini, kami memberitahukan kepada masyarakat Sumbar bahwa akses untuk kendaraan roda empat di Lembah Anai akan kami buka pada tanggal 16 Desember pukul 16.00 hingga 09.00 pagi,” ujar Eka.

Pembatasan waktu operasional ini diterapkan untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan cuaca. Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh aturan dan arahan petugas selama uji coba berlangsung.

“Kendaraan roda empat dapat melalui jalur Lembah Anai, termasuk juga kendaraan roda dua, dengan waktu yang telah ditentukan yakni pukul 16.00–09.00. Ini dilakukan karena mengingat kondisi cuaca pada malam hari, sehingga pada siang hari kita maksimalkan material dan alat berat untuk bekerja,” terang Kartyana.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu (13/12/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memantau progres penanganan darurat serta kesiapan rencana pembukaan jalur akses Lembah Anai bagi kendaraan roda empat.

“Terkait rencana pembukaan akses Lembah Anai untuk kendaraan roda empat agar dipersiapkan sebaik mungkin dan berkoordinasi intens dengan pihak yang terkait,” ujar Roy.

Pada Selasa (16/12/2025) pagi, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Muhammad Rachmat Kaimuddin kembali mengunjungi lokasi proyek penanganan darurat Jalan Padang–Bukittinggi via Lembah Anai. Dalam kunjungannya, ia menyoroti pentingnya perhitungan teknis yang matang, khususnya terkait penanganan aliran sungai dan badan jalan.

“Rekayasa engineering untuk badan jalan juga harus komprehensif mengingat masih ada potensi aliran sungai ke sisi badan jalan karena aliran alaminya,” ujar Rachmat.

Dengan rangkaian penanganan darurat, uji coba open traffic, serta dukungan logistik yang telah diberikan, HKI bersama BPJN Sumbar terus mendorong percepatan pemulihan akses strategis di Jalan Lembah Anai.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung kembali aktivitas masyarakat Sumbar, sembari memastikan proses perbaikan infrastruktur berjalan aman, terkoordinasi, dan berkelanjutan. (*)

Baca Juga

Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Sumbar Targetkan 695 Huntap Mandiri, Padang Pariaman Jadi Daerah Terbanyak
Sumbar Targetkan 695 Huntap Mandiri, Padang Pariaman Jadi Daerah Terbanyak
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar pada 14-17 Juli 2026
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar pada 14-17 Juli 2026
Potensi Hujan Sumbar 10-16 Juli 2026, BMKG Sebut Atmosfer Stabil tapi Hujan Lokal Masih Terjadi
Potensi Hujan Sumbar 10-16 Juli 2026, BMKG Sebut Atmosfer Stabil tapi Hujan Lokal Masih Terjadi
Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 22 Persen, BPJN Sumbar Ungkap Perkembangan Terbaru
Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 22 Persen, BPJN Sumbar Ungkap Perkembangan Terbaru