Sumbardaily.com - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengungkap perkembangan terbaru pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang terus menunjukkan kemajuan.
Hingga 30 Juni 2026, progres proyek strategis tersebut telah mencapai 22,161 persen sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di Sumatera Barat.
Informasi tersebut disampaikan BPJN Sumbar melalui unggahan di akun Instagram resminya yang dikutip Sabtu (10/7/2026). Dalam unggahan itu, BPJN Sumbar menyampaikan bahwa pembangunan flyover terus berjalan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat.
"Sedikit demi sedikit, harapan itu semakin nyata. Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik terus berprogres untuk menghadirkan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat Sumatera Barat," tulis BPJN Sumbar.
BPJN Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
"Terima kasih atas dukungan dan kesabarannya. Mari bersama kita nantikan hadirnya infrastruktur yang akan menghubungkan lebih banyak perjalanan dan membuka lebih banyak peluang," lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.
Flyover Sitinjau Lauik dibangun karena jalur tersebut merupakan salah satu akses utama di Sumatera Barat yang memiliki karakteristik tanjakan, turunan, serta tikungan yang cukup ekstrem. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pembangunan infrastruktur baru guna meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Melalui proyek ini, pemerintah menargetkan terciptanya jalur Sitinjau Lauik yang lebih aman, nyaman, andal, sekaligus mampu meningkatkan konektivitas antardaerah di Sumatera Barat.
Berdasarkan data yang disampaikan BPJN Sumbar, hingga 30 Juni 2026 progres pekerjaan telah mencapai 22,161 persen. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan utama, pembangunan jembatan, pembangunan jalan inspeksi, serta pemeliharaan jalan eksisting.
Pada desain Flyover Panorama I, struktur utama yang direncanakan terdiri atas empat jembatan dan lima ruas at grade atau jalan yang berada di atas permukaan tanah. Infrastruktur tersebut akan menghubungkan jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok.
Proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat yang berada di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.
Selain menyampaikan perkembangan proyek melalui Instagram, BPJN Sumbar juga menyediakan berbagai informasi resmi melalui situs binamarga.pu.go.id/balai-sumbar. Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan proyek melalui kanal YouTube pujalansumbar serta akun TikTok @pu_jalan_sumbar. (*)
















