Padang Hadapi Krisis Hidrometeorologi dengan Gerakan Tanam Sejuta Pohon

Padang Hadapi Krisis Hidrometeorologi dengan Gerakan Tanam Sejuta Pohon

Ilustrasi Penanaman Pohon (Foto: Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang – Kota Padang mulai mengambil langkah strategis untuk menghadapi krisis hidrometeorologi yang berdampak serius pada ketersediaan air bersih.

Kerusakan ekosistem di kawasan hulu sungai pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu telah memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.

Situasi itu membuat Kota Padang dipilih sebagai lokasi peluncuran sekaligus penanaman perdana program Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026 yang digagas oleh Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera.

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada Kamis (22/1/2026).

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemulihan ekosistem hutan dan daerah hulu sungai menjadi langkah penting dalam memperbaiki siklus air yang terganggu akibat bencana.

Menurutnya, penghijauan kembali kawasan tersebut merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan krisis air bersih.

Ia menjelaskan, rangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada November hingga Desember lalu telah menyebabkan perubahan alur sungai.

Pergeseran tersebut berdampak langsung pada terputusnya jaringan irigasi dan menurunnya cadangan air tanah secara signifikan di sejumlah wilayah.

Data pemerintah menunjukkan, terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang. Dampak terparah tercatat di Kecamatan Kuranji, wilayah yang sebagian besar penduduknya belum terlayani jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Sekitar 80 persen masyarakat di kawasan tersebut selama ini mengandalkan sumur gali sebagai sumber utama air bersih.

“Aliran sungai yang berpindah menyebabkan jaringan irigasi terputus. Dampaknya, banyak sumur warga yang mengering. Saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan air bersih masyarakat kembali terpenuhi,” ujar Raju.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyiapkan langkah penanganan yang terbagi dalam dua tahap. Pada tahap awal, pemerintah melakukan distribusi air bersih melalui kerja sama antara BPBD Kota Padang, BPBD Provinsi Sumbar, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Sejumlah mobil tangki terus dioperasikan untuk menyuplai air bersih langsung ke permukiman warga di seluruh titik terdampak.

Sebagai solusi jangka panjang, mulai Sabtu ini pemerintah akan bekerja sama dengan Balai Pembangunan Kawasan Permukiman Sumbar untuk membangun sumur bor di lima lokasi prioritas.

Sumur bor tersebut direncanakan menjadi sumber air baru bagi masyarakat yang tidak terjangkau layanan PDAM.

Di sisi lain, gerakan penanaman satu juta pohon yang dilaksanakan bersama Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera diharapkan mampu memulihkan fungsi resapan air di kawasan hulu sungai.

Raju menegaskan, Pemko Padang berkomitmen mengawal keberlanjutan program tersebut melalui Dinas Pertanian yang juga membidangi urusan kehutanan.

“Gerakan tanam sejuta pohon ini bukan hanya kegiatan seremonial. Pemerintah akan memastikan pohon-pohon yang ditanam tumbuh dengan baik demi ketahanan ekologi jangka panjang,” kata Raju.

Kegiatan peluncuran dan penanaman perdana ini juga dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

Ia menyampaikan apresiasi atas langkah kolaboratif yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat sipil dalam upaya pemulihan ekosistem pascabencana hidrometeorologi di Sumbar. (red)

Baca Juga

Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi
Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota ke-357
Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota ke-357