Sumbardaily.com - Musibah kebakaran menimpa seorang pedagang bakso di kawasan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Sabtu (21/3/2026) siang.
Peristiwa ini terjadi di tengah momentum menjelang Lebaran, saat aktivitas ekonomi masyarakat sedang meningkat.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit gerobak bakso milik Wahyudi (51), seorang pedagang yang sehari-hari menggantungkan hidup dari usaha tersebut. Insiden ini terjadi saat korban hendak memulai aktivitas memasak dagangannya.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kejadian bermula ketika pemilik sedang memasang tabung gas. Namun, secara tiba-tiba muncul percikan api yang langsung menyambar dan membakar gerobak bakso.
Saksi mata di lokasi, Murni (46), yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke petugas Damkar Kota Padang agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, kebakaran diterima pada pukul 13.30 WIB. Tidak berselang lama, tepatnya pukul 13.33 WIB, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Petugas tiba di lokasi pada pukul 13.44 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan pada pukul 13.55 WIB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit. Kondisi ini sempat menjadi tantangan bagi petugas dalam proses pemadaman.
Sebanyak dua unit armada dengan 25 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut. Jarak tempuh dari pos pemadam sekitar 11 kilometer.
Akibat kejadian ini, satu unit gerobak bakso beserta satu tabung gas mengalami kerusakan berat. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Tiga orang penghuni yang berada di sekitar lokasi juga tidak perlu mengungsi.
Petugas Damkar juga berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain. Tercatat, ada empat rumah hunian yang berpotensi terdampak jika api tidak segera dikendalikan.
Selain itu, area seluas sekitar 700 meter persegi juga terancam terdampak kebakaran. Berkat respons cepat petugas, aset senilai kurang lebih Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
"Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait," tuturnya. (adl)
















