Sumbardaily.com - Kebakaran melanda rumah hunian yang juga difungsikan sebagai toko grosiran P&D milik Zulkifli (68) di Jalan Asra 1 Nomor 22, RT 01, RW 005, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026) siang.
Meski menghanguskan satu bangunan serta merusak sejumlah kendaraan, respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah kobaran api meluas ke empat bangunan lain dengan nilai aset yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Lokasi kebakaran berada kawasan permukiman yang memiliki akses jalan sempit, bangunan yang saling berhimpitan, serta kondisi lingkungan yang ramai oleh aktivitas masyarakat. Situasi tersebut membuat potensi penyebaran api ke bangunan di sekitarnya sangat tinggi.
"Berdasarkan kronologi awal, seorang saksi yang juga Ketua RT setempat, Irwan (63) pertama kali melihat adanya percikan api disertai kepulan asap yang berasal dari arah rumah. Menyadari adanya kebakaran, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sehingga petugas dapat bergerak cepat menuju lokasi," katanya.
Rumah tersebut, kata Rinaldi, dihuni dua kepala keluarga (KK) dengan total sembilan orang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Seluruh penghuni dilaporkan selamat dan tidak ada warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut.
Meski demikian, kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta. Selain bangunan utama, kebakaran juga menyebabkan kerusakan berat terhadap dua unit mobil, satu unit sepeda motor, serta satu unit becak motor yang berada di lokasi.
"Luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar," katanya.
Proses pemadaman sendiri tidak berlangsung mudah. Petugas harus menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari akses jalan yang sempit, kondisi bangunan yang padat, hingga banyaknya masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan sembilan unit armada dengan kekuatan sebanyak 80 personel.
Hingga proses pemadaman selesai dilakukan, kondisi di lokasi telah berhasil dikendalikan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait.
"Kami kembali dan tak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan darurat yang tersedia agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko korban maupun kerugian yang lebih besar dapat diminimalkan," pungkasnya. (*)
















