Sumbardaily.com - Kasus perempuan yang tumbang di panggung salah satu tempat hiburan malam di Kota Padang kini memasuki tahap pendalaman.
Perempuan tersebut diketahui bernama Indah Pebrianti, yang dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti party atau malam ladies di tempat yang disebut-sebut Vegas Club, Jalan Niaga, Kelurahan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Informasi mengenai kejadian tersebut beredar di media sosial Instagram pada Minggu (13/9/2026). Dalam informasi yang beredar, Indah disebut meninggal setelah mengikuti kegiatan malam hiburan di tempat tersebut.
Sebelumnya, sebuah video yang beredar memperlihatkan seorang perempuan mengenakan baju putih berada di atas panggung Disc Jockey (DJ). Perempuan tersebut tampak membawa sebuah botol yang diduga berisi minuman keras (miras).
Di atas panggung, perempuan tersebut kemudian menyerahkan botol itu kepada seorang DJ. DJ tersebut terlihat sempat meminum minuman dari botol yang diberikan.
Tidak lama setelah memberikan botol tersebut, perempuan itu terlihat kehilangan keseimbangan. Ia kemudian limbung dan terjatuh di atas panggung.
Seorang pria yang diketahui merupakan petugas keamanan tempat hiburan malam tersebut kemudian mengevakuasi perempuan tersebut dari area panggung.
Perempuan yang berada dalam video tersebut kemudian diketahui bernama Indah Pebrianti. Berdasarkan informasi awal, Indah merupakan perempuan asal Pesisir Selatan (Pessel) yang bekerja sebagai karyawan Telkomsel di Padang.
Indah berdomisili di Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi Indah sebelum kejadian diperoleh dari adik korban.
Berdasarkan keterangan awal tersebut, Indah diduga mengonsumsi inex dan minuman beralkohol jenis Jägermeister atau yang dikenal dengan sebutan Jäger sebelum kejadian.
Setelah itu, korban berada di area pentas atau stage. Di lokasi tersebut, Indah diketahui sedang memberikan minuman kepada seseorang yang disebut sebagai DJ.
Saat berada di area panggung, Indah kemudian terjatuh dan langsung tidak sadarkan diri.
Korban selanjutnya mendapatkan penanganan atau pertolongan. Namun, rangkaian penanganan terhadap korban setelah tidak sadarkan diri hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia masih belum diketahui secara lengkap.
Belum terdapat informasi yang memastikan bagaimana proses evakuasi korban, fasilitas kesehatan mana yang dituju, kapan korban dinyatakan meninggal dunia, maupun bagaimana hasil pemeriksaan medis terhadap korban.
Di tengah beredarnya informasi tersebut, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pengecekan terkait kejadian yang disebut berlangsung di Vegas Club.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, sebelumnya mengaku belum mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"Saya belum mendapatkan informasi tersebut sehingga perlu melakukan kroscek terlebih dahulu," kata Wadhi.
Sementara itu, Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali, menyatakan pihaknya sedang mencari bahan keterangan terkait insiden yang dimaksud.
"Kami sedang mencari bahan keterangan terkait insiden yang dimaksud," ujarnya. (*)
















