BIM Kembali Beroperasi, Penerbangan Padang-Jakarta Normal Lagi usai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

BIM Kembali Beroperasi, Penerbangan Padang-Jakarta Normal Lagi usai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Salah satu maskapai pesawat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Dok. Humas)

Sumbardaily.com - Penerbangan antara Padang dan Jakarta di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali bergerak normal setelah sempat terganggu akibat penutupan sementara dua bandara utama di Jakarta.

Pada Selasa (8/9/2026) pagi, penerbangan dari dan menuju Jakarta kembali beroperasi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma dibuka kembali.

Pemulihan tersebut menjadi kabar penting bagi penumpang di Sumatera Barat (Sumbar) yang sebelumnya terdampak penghentian sementara operasional penerbangan ke Jakarta.

Gangguan itu terjadi setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Jakarta.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali dibuka pada Selasa (8/9/2026) dini hari pukul 00.30 WIB. Sementara itu, Bandara Halim Perdanakusuma kembali membuka operasionalnya pada pukul 00.40 WIB.

Sebelumnya, sejak Minggu (6/9/2026), kedua bandara tersebut mengalami penutupan sementara selama dua hari. Kondisi tersebut turut memberikan dampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau.

Berdasarkan catatan manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang BIM, sebanyak 56 penerbangan yang memiliki rute dari atau menuju Jakarta terdampak.

Tidak hanya penerbangan, jumlah penumpang yang terkena dampak juga cukup besar, yakni mencapai 7.736 orang.

Setelah bandara di Jakarta kembali dibuka, aktivitas penerbangan di BIM mulai berangsur pulih. Manajemen Bandara Internasional Minangkabau melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan dan sejumlah instansi terkait untuk memastikan operasional kembali berjalan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono mengatakan, pihaknya terus memastikan proses pemulihan penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, serta pelayanan kepada pengguna jasa.

"Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait memastikan pelayanan dan operasional seluruh rute penerbangan telah berangsur normal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan bagi para pengguna jasa," katanya.

Tanda-tanda pemulihan konektivitas Padang-Jakarta terlihat sejak Selasa pagi. Penerbangan keberangkatan pertama dari BIM menuju Jakarta dilayani Lion Air dengan nomor penerbangan JT 353.

Pesawat tersebut melayani rute Padang (PDG)-Jakarta (CGK) dengan jadwal keberangkatan pada pukul 06.05 WIB. Penerbangan ini menjadi salah satu penanda bahwa aktivitas penerbangan rute Jakarta di BIM kembali berjalan setelah sebelumnya terganggu selama dua hari.

Sementara itu, penerbangan kedatangan pertama dari Jakarta menuju Padang dilayani Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 908.

Pesawat dengan rute Jakarta (CGK)-Padang (PDG) tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 08.15 WIB.

Dengan dibukanya kembali operasional bandara di Jakarta dan berjalannya penerbangan dari serta menuju BIM, konektivitas udara Padang-Jakarta pun mulai kembali normal.

Namun, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan tetap diminta tidak hanya mengandalkan jadwal sebelumnya.

Manajemen BIM mengimbau calon penumpang untuk memastikan kembali status penerbangan dan jadwal keberangkatan maupun kedatangan sebelum menuju bandara. Informasi terbaru dapat diperoleh melalui kanal resmi atau Contact Center maskapai penerbangan.

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports 172 untuk memperoleh informasi terkait kebandarudaraan.

Imbauan tersebut menjadi penting bagi penumpang yang sebelumnya mengalami perubahan atau pembatalan penerbangan akibat gangguan operasional di Jakarta.

Dengan kondisi penerbangan yang mulai berangsur normal, kepastian status penerbangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan.

"Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara guna memberikan pelayanan sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa bandara," tutur Dony. (*)

Baca Juga

Dugaan Keracunan MBG Berulang, DPR Ingatkan Ada Anak dan Keluarga yang Harus Dijaga
Dugaan Keracunan MBG Berulang, DPR Ingatkan Ada Anak dan Keluarga yang Harus Dijaga
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
56 Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
56 Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau Tutup 4 Bandara, Abu Vulkanik Capai Ketinggian 14,6 Km
Erupsi Gunung Anak Krakatau Tutup 4 Bandara, Abu Vulkanik Capai Ketinggian 14,6 Km
Lama Menginap Tamu Asing di Hotel Bintang Sumbar Naik, Tamu Lokal Turun
Lama Menginap Tamu Asing di Hotel Bintang Sumbar Naik, Tamu Lokal Turun
Pemberitahuan pembatalan penerbangan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau di Bandara Internasional Minangkabau
Update Terbaru BIM: 21 Penerbangan Dibatalkan, 2.318 Penumpang Gagal Berangkat Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau