Sumbardaily.com - Kesempatan tampil di panggung berskala nasional menjadi pencapaian penting bagi Basstara Music. Band yang dihuni pemuda asli Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) itu dipastikan menjadi salah satu Local Heroes dalam ajang Sound of Sentosa Vol.2 (SOS Vol.2) yang akan digelar di kawasan Eks Lapangan MTQ, Kabupaten Muaro Bungo, Jambi.
Keikutsertaan Basstara Music pada ajang tahunan tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dalam berkarya mampu membuka jalan bagi musisi daerah untuk tampil di panggung yang lebih luas.
Di tengah bangkitnya sektor industri kreatif pasca pandemi Covid-19, peluang bagi talenta lokal mulai kembali terbuka melalui berbagai event musik berskala besar.
Basstara Music dikenal sebagai band yang beranggotakan para "bapak-bapak komplek" yang tetap aktif berkarya dan membangun kedekatan dengan penggemarnya melalui media sosial Instagram @basstara_music.
Konsistensi tersebut akhirnya mengantarkan mereka menjadi bagian dari deretan penampil Local Heroes di Sound of Sentosa Vol.2.
Bassist sekaligus manajer Basstara Music, Irwan Bass, mengaku terpilihnya grup musik tersebut menjadi kebanggaan tersendiri.
Menurutnya, kesempatan tampil bersama deretan Local Heroes lainnya dalam event bertaraf nasional merupakan kehormatan, terlebih karena mereka berasal dari provinsi tetangga.
"Perasaan pertama pasti bahagia dan senang sekali karena dari sekian bnyak local heroes line up bisa terpilih tampil di event bertaraf nasional apalagi kita berasal dari porovinsi sebelah menjadi sebuah kehormatan bagi kami juga basstara music yang pasti kami akan memberikan performa terbaik," kata Irwan kepada Sumbardaily.com, Jumat (30/7/2026) malam.
Di balik pencapaian tersebut, Basstara Music juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Irwan menjelaskan, seluruh personel memiliki latar belakang profesi dan aktivitas yang berbeda sehingga membutuhkan komitmen tinggi untuk menjaga konsistensi berkarya.
"Tantangannya yang pasti masalah manajemen waktu dan mengumpulkan satu misi dengan kepala dan kesibukan yang berbeda. Ada yang basicnya pengusaha dan seperti saya orang corporate pasti kesempatan beserta waktunya harus bisa konsisten dalam berkarya," katanya.
Meski demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus berkembang. Dalam waktu dekat, Basstara Music menargetkan dapat meluncurkan karya orisinal berupa single yang akan dirilis melalui berbagai platform digital.
Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk terus aktif memproduksi konten di media sosial sebagai bagian dari upaya membangun eksistensi di industri musik.
Irwan berharap perjalanan Basstara Music mampu menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Dharmasraya, agar tidak ragu menekuni industri kreatif sebagai ruang berkarya sekaligus membuka peluang tampil di berbagai panggung nasional.
Ia juga berharap semakin banyak penyelenggara event besar di Sumatera Barat yang memberikan ruang bagi musisi lokal untuk berkembang secara profesional.
Menurutnya, proses kreatif hingga produksi sebuah karya membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga apresiasi terhadap musisi lokal perlu diberikan sesuai kualitas yang mereka hasilkan.
Keikutsertaan Basstara Music sebagai Local Heroes dalam Sound of Sentosa Vol.2 (SOS Vol.2) menjadi gambaran bahwa kebangkitan industri kreatif tidak hanya menghadirkan ruang hiburan, tetapi juga membuka kesempatan baru bagi talenta daerah untuk menunjukkan kualitasnya di panggung nasional. (*)
















