Kasus Kekerasan Seksual di Padang, Istri Laporkan Suami usai Dipaksa Berhubungan dengan Pria Asing

Kasus Kekerasan Seksual di Padang, Istri Laporkan Suami usai Dipaksa Berhubungan dengan Pria Asing

Ilustrasi Kekerasan Seksual (Foto: Pixabay)

Sumbardaily.com - Seorang perempuan berinisial OA (26) melaporkan suaminya sendiri, Z (36) ke Polresta Padang setelah mengaku mengalami dugaan pemaksaan hubungan seksual dengan seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.

Berdasarkan pengakuan korban, tindakan serupa tidak hanya terjadi satu kali. Korban menyebut dugaan pemaksaan itu telah berulang sekitar lima kali hingga akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum.

Kasus tersebut dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP/B/740/VII/2026/SPKT/Polresta Padang/Polda Sumbar tertanggal 30 Juli 2026

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin mengatakan, pihaknya tengah menangani laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual fisik tersebut.

"Berdasarkan kronologi dalam laporan polisi, peristiwa bermula ketika pelapor dan terlapor yang merupakan pasangan suami istri sah sedang melakukan hubungan badan. Di tengah aktivitas tersebut, seorang laki-laki yang tidak dikenal korban datang ke lokasi," kata Yasin, Sabtu (1/8/2026).

Dalam laporan itu disebutkan bahwa terlapor kemudian diduga memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan laki-laki yang tidak dikenalnya tersebut.

"Korban disebut telah menolak permintaan itu, namun menurut laporan, penolakan tersebut tidak diindahkan sehingga korban tetap dipaksa melakukan hubungan badan dengan laki-laki tersebut," katanya.

Kepada polisi, korban juga menyampaikan bahwa dugaan peristiwa serupa bukan kali pertama dialaminya. Dalam laporannya, korban mengaku tindakan tersebut telah terjadi kurang lebih lima kali.

Merasa tidak menerima perlakuan yang dialaminya, korban kemudian mendatangi Polresta Padang untuk membuat laporan polisi agar perkara tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 46 Undang-undang (UU) nomor 23 tahun 2004 juncto Pasal 473 Undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Polresta Padang saat ini menangani perkara tersebut sesuai laporan yang telah diterima untuk proses hukum lebih lanjut. Saat ini, pelaku sudah kami amankan," pungkas Yasin. (*)

Baca Juga

Petugas Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang mengamankan seorang pria yang diduga terlibat kasus pencurian bermodus menuduh korban berbuat tak senonoh, disertai barang bukti handphone milik korban.
Modus Tuduh Korban Berbuat tak Senonoh, Pria di Padang Ditangkap usai Gasak Tas Berisi Ponsel
Petugas Satreskrim Polresta Padang mengamankan seorang pria berinisial RM yang diduga melakukan pencurian uang milik kakak kandungnya di kawasan Bungo Pasang, Kota Padang.
Sempat Berdalih Perbaiki Atap, Pria di Padang Diduga Curi Uang Kakaknya Sendiri
Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan
Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan
Benteng VOC Pulau Cingkuak Pesisir Selatan Terancam Abrasi, BRIN Dorong Konservasi Berbasis Riset
Benteng VOC Pulau Cingkuak Pesisir Selatan Terancam Abrasi, BRIN Dorong Konservasi Berbasis Riset
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar