Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan

Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan

Ilustrasi Penyekapan (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Agam terus mengintensifkan langkah untuk memulangkan Ayu Elsih (32), warga Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, yang sebelumnya diduga menjadi korban penyekapan dan eksploitasi oleh sindikat penipuan daring (online scam) di wilayah Myawaddy, Myanmar.

Upaya tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah memperoleh informasi terbaru bahwa Ayu telah berhasil dibebaskan dan kini berada di bawah pendampingan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Batam. Kondisi tersebut menjadi perkembangan penting dalam proses penanganan kasus yang mendapat perhatian berbagai pihak.

Sejak kabar mengenai kondisi korban beredar di media sosial, Pemerintah Kabupaten Agam langsung mengambil langkah dengan membangun koordinasi bersama sejumlah instansi. Sinergi dilakukan melibatkan TNI, Polri, BP2MI, Imigrasi, hingga Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Informasi mengenai keberadaan korban di Batam diperoleh melalui koordinasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Agam dengan BP2MI. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, korban telah berada dalam pengawasan BP2MI sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Agam juga terus berkomunikasi dengan pihak keluarga agar proses penjemputan dapat segera direalisasikan. Selain itu, koordinasi dilakukan bersama Bhabinkamtibmas Polres Agam untuk membantu memfasilitasi keluarga yang akan berangkat menjemput Ayu.

Kepala Badan Kesbangpol Agam, Bambang Warsito, mengatakan pemerintah bersama seluruh instansi terkait masih terus mengawal proses pemulangan korban hingga dapat kembali ke kampung halamannya.

"Informasi terakhir yang kami terima, saudari Ayu sudah berhasil dibebaskan dan saat ini berada di BP2MI Batam. Pemerintah Kabupaten Agam bersama TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait terus melakukan koordinasi agar proses pemulangan ke kampung halaman dapat berjalan dengan baik," ujar Bambang Warsito, dilansir dari laman resmi, Jumat (31/7/2026).

Selain memastikan proses kepulangan berjalan lancar, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kondisi korban. Pemerintah menyebutkan bahwa kondisi fisik maupun mental Ayu masih membutuhkan waktu untuk pulih setelah mengalami peristiwa yang dialaminya selama berada di Myanmar.

Karena itu, seluruh tahapan pemulangan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kesehatan dan kondisi psikologis korban agar proses pemulihan dapat berlangsung secara optimal.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Agam mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait kasus tersebut. Masyarakat juga diminta memberikan ruang bagi korban untuk menjalani masa pemulihan setelah kembali ke Indonesia.

Pemerintah menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi yang telah dilakukan menunjukkan keseriusan seluruh pihak dalam menangani persoalan yang menimpa warga Kabupaten Agam tersebut, sekaligus memastikan proses pemulangan hingga ke kampung halaman dapat terlaksana dengan baik. (*)

Baca Juga

El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Korban Galodo Solok, Sembako hingga Kebutuhan Ibu dan Anak Disalurkan
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang Arosuka Kabupaten Solok pada hari keempat dengan membagi area operasi sepanjang sekitar 14 kilometer ke dalam empat sektor.
Hari Keempat Pasca Banjir Bandang Solok, Tim SAR Gabungan Sisir Area Pencarian Sejauh 14 Kilometer