Hari Keempat Pasca Banjir Bandang Solok, Tim SAR Gabungan Sisir Area Pencarian Sejauh 14 Kilometer

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang Arosuka Kabupaten Solok pada hari keempat dengan membagi area operasi sepanjang sekitar 14 kilometer ke dalam empat sektor.

Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah sektor dalam operasi pencarian korban banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Kamis (24/9/2026). (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com - Operasi pencarian korban banjir bandang yang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) memasuki hari keempat pada Kamis (24/9/2026).

Tim SAR gabungan memperluas penyisiran hingga sekitar 14 kilometer dan membagi wilayah operasi ke dalam empat sektor.

Pencarian dilakukan setelah banjir bandang menerjang wilayah Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam.

Hingga hari keempat tercatat 36 orang selamat, satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian atau dinyatakan dalam status daftar pencarian.

Kepala Kantor SAR Padang sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik mengatakan, operasi SAR bencana alam tersebut berlangsung di Jorong Arosuka, Nagari Batang Barus, serta Jorong Linjuang Koto Tinggi, Kenagarian Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

"Banjir bandang tersebut diawali hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok pada Senin (21/9/2026). Hujan tercatat mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB," katanya.

Dua jam kemudian, katanya, sekitar pukul 20.00 WIB, banjir bandang melanda wilayah Arosuka, Kabupaten Solok. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima pada pukul 21.39 WIB pada hari yang sama.

Memasuki Kamis (24/9/2026), tepat pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian. Area pencarian dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU), yakni sektor A, B, C dan D.

SRU 1 melakukan pencarian di sektor A yang berada di sekitar lokasi kejadian atau LKP. Luas area yang disisir sekitar 2,5 kilometer.

Selanjutnya, SRU 2 bergerak di sektor B dengan luas area pencarian sekitar 3,5 kilometer.

SRU 3 melakukan penyisiran di sektor C dengan panjang area pencarian sekitar lima kilometer.

Sementara itu, SRU 4 bertugas di sektor D dengan panjang area pencarian sekitar lima kilometer.

Data sementara Kantor SAR Padang mencatat total 36 orang selamat dalam kejadian tersebut. Di sisi lain, satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih berstatus dalam pencarian.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Agusra (59) warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok.

Sementara korban meninggal dunia bernama Daffi Arrahman (21) yang beralamat di Kayu Aro Aia Baliang.

Upaya pencarian dilakukan dengan dukungan berbagai peralatan, mulai dari kendaraan operasional hingga perangkat khusus untuk mendukung penyisiran di lapangan.

Alat utama yang digunakan antara lain rescue car compartment, rescue carrier, rescue truck, rescue car, mobile operasional, dan excavator.

Tim juga menggunakan peralatan SAR air, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan ekstrikasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, drone termal, serta peralatan SAR lainnya.

Besarnya area operasi membuat pencarian melibatkan unsur gabungan dalam jumlah besar. Total terdapat 639 orang yang terlibat dalam operasi SAR banjir bandang di Arosuka.

Kantor SAR Padang mengerahkan 20 orang. Unit Siaga SAR Tanah Datar mengirim empat orang, sedangkan Unit Siaga SAR Solok Selatan mengerahkan enam orang.

Dari unsur TNI terdapat 35 personel. Polda Sumbar mengerahkan 35 orang dan Polres Kabupaten Solok juga 35 orang. Unsur Brimob menjadi salah satu kekuatan terbesar dengan 100 personel.

BPBD Kabupaten Solok mengerahkan 50 orang, BPBD Kota Solok 10 orang, Satpol PP 100 orang dan Damkar Kabupaten Solok 80 orang.

Selain unsur pemerintah dan aparat, operasi juga melibatkan Rumah Zakat sebanyak 10 orang, PMI Kabupaten Solok delapan orang, Dinas Kesehatan Kabupaten Solok 17 orang, PUPR Kabupaten Solok 10 orang, RAPI Kabupaten Solok lima orang, Dishub 12 orang serta MDMC dua orang. Masyarakat juga turut terlibat langsung dalam operasi dengan jumlah 100 orang.

"Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih berstatus dalam pencarian setelah banjir bandang menerjang wilayah Arosuka dan sekitarnya," tutur Abdul Malik. (*)

Baca Juga

Galodo Solok, Gibran Minta Forkopimda Perkuat Penanganan dan Waspada Bencana Susulan
Galodo Solok, Gibran Minta Forkopimda Perkuat Penanganan dan Waspada Bencana Susulan
El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
Gibran Temui Korban Galodo Solok, Rumah Rusak Akan Dibangun Kembali
Gibran Temui Korban Galodo Solok, Rumah Rusak Akan Dibangun Kembali
Tinjau Galodo Solok, Gibran Minta Percepat Perbaikan Akses dan Layanan Publik
Tinjau Galodo Solok, Gibran Minta Percepat Perbaikan Akses dan Layanan Publik
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang