BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Wilayah Sumbar Riau serahkan santunan meninggal program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris Almarhum Deny Andesrul Pratama dan Ade Saputra.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbar Riau Eko Yuyulianda kepada ahli waris di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Selasa (16/8/2022).
Eko Yuyulianda menjelaskan, Deny Andesrul Pratama dan Ade Saputra meninggal dunia dalam insiden kapal meledak saat bersandar di Pelabuhan Batam Sekupang 8 Juni 2022 lalu.
Dalam insiden itu, tujuh orang awak kapal mengalami risiko sosial. Tiga di antaranya meninggal dunia. Dua dari tiga meninggal dunia itu Deny Andesrul Pratama dan Ade Saputra yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaaan Kantor Cabang Dumai, Riau.
“Nah ahli warisnya berdomisili di Padang sehingga kami memutuskan untuk jemput bola dengan langsung datang ke sini menyerahkan langsung kepada ahli waris,” ungkap Eko usai penyerahan santunan.
Ahli waris Deny Andesrul Pratama mendapat santunan senilai Rp316 juta sementara ahli waris Ade Saputra mendapat santunan senilai Rp221 juta.
Baca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Program Untuk 3 Ahli Waris di Padang
Semen Padang FC Kembali Dapat Hukuman Penalti, Sriwijaya FC Tahan Imbang 2-2
Menurut Eko santunan ini bentuk konkrit manfaat BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaring pengaman sosial pada saat terjadi risiko sosial seperti meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang menimpa para pekerja.
Sehingga bisa meringankan beban ahli waris atau anggota keluarga yang ditinggalkan dan diharapkan mampu meminimalisir angka kemiskinan baru bagi masyarakat kurang mampu.
“Karena saat terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, ahli waris dapat santunan 48 dikali upah sehingga bisa melanjutkan hidup, sekolah, buka usaha yang ujungnya bisa meningkatkan produktivitas dan tidak timbul lagi angka kemiskinan baru di Sumbar,” jelas Eko.
Lebih lanjut Eko menyebut, banyak lagi manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, melalui BPJS Ketenagakerjaan, negara hadir untuk memberikan bantuan jika terjadi risiko sosial.
“Untuk masyarakat yang belum ikut atau belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kita imbau untuk segera mendaftar sehingga bisa merasakan berbagai manfaat salah satunya program JKK ini,” kata Eko. (red)
















