Sumbardaily.com, Agam – Wisata Alam Pinsi Glamour Camping (Glamping) di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Kabupaten Agam, menghadirkan konsep wisata berbasis alam yang memanfaatkan potensi perhutanan sosial sebagai daya tarik utama.
Keunikan inilah yang menandai peluncuran destinasi tersebut pada Selasa (10/2/2026), sekaligus memperkaya ragam pariwisata berkelanjutan di wilayah Agam.
Wali Nagari Simarasok, Muhammad Nurzen, menilai pengembangan destinasi berbasis alam tersebut diharapkan mampu membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa kemajuan sektor pariwisata dapat mendorong peningkatan kondisi sosial sekaligus memperkuat perekonomian warga.
“Dengan adanya pengembangan pariwisata ini, kami berharap seluruh masyarakat dapat berkembang, terutama dari sisi sosial dan ekonomi,” ujar Nurzen, dikutip Rabu (11/2/2026).
Camat Baso, Imran Pangaduan, memandang kehadiran glamping sebagai langkah strategis dalam menghadirkan tren serta variasi baru objek wisata di Kabupaten Agam.
Menurutnya, penguatan identitas destinasi melalui strategi branding menjadi aspek penting agar daya tarik wisata semakin kompetitif.
“Pembuatan objek wisata seperti glamping ini diperlukan untuk menciptakan tren dan variasi wisata baru. Kami berharap Disparpora dapat membangun branding yang kuat untuk objek wisata ini,” kata Imran.
Dukungan terhadap pengembangan nagari wisata juga disampaikan pihak Angkasa Pura. Keberlanjutan pengelolaan destinasi dinilai krusial agar aktivitas pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi positif secara berkesinambungan bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap pariwisata di nagari wisata yang telah ada dapat terus berkelanjutan sehingga menimbulkan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat,” ungkap perwakilan Angkasa Pura, yakni Branch Communication & CSR Department Head, Feni Lindriany.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Agam Tito Trio Putra menegaskan bahwa Simarasok merupakan wilayah yang berhasil memanfaatkan perhutanan sosial sebagai basis pengembangan wisata berkonsep ekowisata berkelanjutan.
Pendekatan ini menjadi ciri khas yang membedakan Pinsi Glamour Camping dari destinasi lain.
“Simarasok merupakan salah satu daerah yang memanfaatkan Perhutanan Sosial-nya menjadi sebuah daya tarik wisata berkonsep ekowisata yang berkelanjutan,” ujar Tito.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Khasman Zaini menambahkan, peluncuran objek wisata glamping tersebut menjadi langkah positif untuk menambah variasi destinasi di Kabupaten Agam.
Ia menilai pengembangan wisata berbasis alam berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya dari Provinsi Riau, mengingat Simarasok memiliki keunggulan aksesibilitas pada jalur perlintasan Sumatera Barat–Riau.
“Pengembangan wisata berbasis alam diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama dari Provinsi Riau, karena Simarasok memiliki keunggulan aksesibilitas di jalur perlintasan Sumbar-Riau,” jelasnya.
Dengan konsep ekowisata yang memanfaatkan kekuatan alam dan keterlibatan masyarakat, Wisata Alam Pinsi Glamour Camping diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unik yang memperkuat posisi Simarasok dalam peta pariwisata Kabupaten Agam. (red)
















