Sumbardaily.com - Lonjakan penumpang pada masa Lebaran 2026 menjadi sorotan dalam layanan transportasi di Sumatera Barat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna kereta api, khususnya pada layanan KA Pariaman Ekspres yang melayani rute Padang-Pariaman.
Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terlihat dari tingkat keterisian yang melampaui kapasitas.
Pada Selasa (24/3/2026), jumlah penumpang KA Pariaman Ekspres mencapai 6.674 orang atau setara 158 perseb dari total kapasitas harian yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk.
Kondisi ini menunjukkan bahwa lonjakan penumpang menjadi fenomena utama pada musim mudik dan libur Lebaran tahun ini.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras (PP) setiap harinya.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa tingginya animo masyarakat tidak terlepas dari peran kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan terjangkau.
“KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu layanan unggulan yang diminati masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang ingin berwisata ke kawasan pesisir seperti Pantai Gandoriah di Pariaman,” katanya
Tingginya minat ini juga didorong oleh karakteristik perjalanan KA Pariaman Ekspres yang menawarkan waktu tempuh relatif singkat, yakni sekitar 1,5 jam.
Selain itu, penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai dan suasana pedesaan khas Sumbar sepanjang perjalanan, yang menjadi daya tarik tersendiri.
Momentum Lebaran turut mendorong perubahan pola perjalanan masyarakat, di mana kereta api tidak hanya digunakan untuk keperluan mudik, tetapi juga wisata dan silaturahmi.
Hal ini membuat KA Pariaman Ekspres kembali menjadi primadona, terutama bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke destinasi wisata unggulan seperti Kota Pariaman.
Dengan tarif yang terjangkau, layanan ini dinilai mampu menjadi solusi transportasi yang ekonomis, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Faktor ketepatan waktu juga menjadi salah satu keunggulan kereta api dibandingkan moda transportasi lainnya.
Lonjakan penumpang yang terjadi selama masa Lebaran ini sekaligus menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat dalam mobilitas jarak pendek di Sumbar. Tidak hanya efisien, kereta api juga memberikan akses yang lebih mudah ke berbagai destinasi wisata.
KAI Divre II Sumbar menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di tengah tingginya permintaan. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, kesiapan petugas, hingga peningkatan layanan di stasiun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa Angkutan Lebaran ini. KAI akan terus berupaya memberikan layanan terbaik serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,” tutur Reza. (*)
















